Berita Palembang

Polda Sumsel Klaim Situasi Wilayah Sumsel Sekitarnya Aman dan Kondusif, Namun Petugas Tetap Siaga

Polda Sumatera Selatan melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Supriadi, M.M mengatakan, sejauh ini kondisi di Wilayah Sumsel masih kondusif.

Polda Sumsel Klaim Situasi Wilayah Sumsel Sekitarnya Aman dan Kondusif, Namun Petugas Tetap Siaga
SRIPOKU.COM/RESHA
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs. Supriadi, M.M. saat diwawancarai awak media. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polda Sumatera Selatan melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Supriadi, M.M mengatakan, sejauh ini kondisi di Wilayah Sumsel masih kondusif.

Terutama di Bawaslu dan KPU Provinsi, belum ditemukan titik kericuhan menyusul adanya aksi massa di Ibu Kota Jakarta, Rabu (22/5/2019).

"Tidak ada (pergerakan massa, red). Wilayah Sumsel masih kondusif," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2019).

Cegah Informasi Hoax, Pemerintah Sengaja Batasi Penggunaan Media Sosial, Pantes WA, FB & IG Down!

Barisan Emak-emak Asal Palembang Tetap Ikut Gabung Aksi Tolak Hasil Penghitungan Pilpres di Jakarta

Cara Cepat Mengobati Bisul Tanpa Harus Pergi Ke Dokter, Ikuti Tahapannya dan Bisul Langsung Pecah

Namun, pihaknya tetap akan melakukan pengamanan untuk mengantisipasi jika saja gelombang yang terjadi di Ibu Kota meluas ke Sumsel.

Hanya saja, Kepolisian tidak menurunkan personel dan melakukan pengamanan seperti biasa.

"Harap tenang karena situasi di Palembang aman dan kondusif. Masyarakat silahkan beraktifitas seperti biasa. Kepolisian menjamin keamanan di wilayah provinsi Sumsel," ungkapnya.

Rekomendasi 5 Film Bertema Persahabatan Sesama Perempuan Terbaik yang Wajib Ditonton di Waktu Luang!

Rupanya Ini Sisi Tersembunyi Setiap Zodiak, Salah Satunya Virgo yang Anti Mainstream, Cek Punyamu!

Rindu Mendiang Suami, Ririn Ekawati Tulis Pesan Sedih Saat Umroh, Pernah Lewatkan Momen Terakhir

Seperti yang diketahui, aksi massa terjadi di Jakarta di kawasan Tanah Abang dan Petamburan. Menurut informasi dari beberapa portal media, kericuhan tersebut sudah dimulai sejak Rabu (22/5/2019) dini hari.

Bahkan menurut informasi dari beberapa media sosial, ada sekitar 6 orang yang tewas dalam aksi massa tersebut.

Namun, Supriadi mengatakan jika tidak ada warga Sumsel yang termasuk dari daftar korban meninggal dunia tersebut.

"Tidak ada. Bukan warga Sumsel," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved