Imbas Mahalnya Tiket Pesawat, Dishub Siaga Jalur Darat, Jalan Lintas Mulus

Tahun ini Dinas Perhubungan Sumsel memprediksi lonjakan arus mudik lebaran akan tinggi pada jalur darat, baik yang menggunakan mobil pribadi, bus AKAP

Imbas Mahalnya Tiket Pesawat, Dishub Siaga Jalur Darat, Jalan Lintas Mulus
Sriwijaya Post edisi cetak
Ilustrasi - Mahal, Tiket Mudik Belum Digubris; Menhub Janji Tiket Pesawat Turun, Maskapai Bisa 50 Persen. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tahun ini Dinas Perhubungan Sumsel memprediksi lonjakan arus mudik lebaran akan tinggi pada jalur darat, baik yang menggunakan mobil pribadi, bus AKAP dan AKDP hingga jalur Kereta Api, menyusul masih tingginya harga tiket pesawat. Bahkan pihaknya optimis lonjakan kenaikan pemudik melalui jalur tersebut naik hingga 10 persen dibandingkan tahun lalu.

Harga Tiket Pesawat Tinggi, Bus AKAP Jadi Alternatif, Alami Peningkatan Penumpang

Mahal, Tiket Mudik Belum Digubris; Menhub Janji Tiket Pesawat Turun, Maskapai Bisa 50 Persen

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan, penambahan personil tersebut khususnya untuk mengakomodir dan memperlancar arus mudik dan balik lebaran yang diprediksi akan mengalami lonjakan traffic selama musim lebaran nanti. Ia menyebutkan, penambahan personil dalam posko angkutan lebaran sebanyak 1.917 personil gabungan dari Provinsi dan Kabupaten dan 76 posko yang tersebar di setiap titik jalur mudik.

"Kami memprediksi kenaikannya berkisar 10 persen, semua ada kaitannya dari kenaikan harga tiket pesawat. Untuk itu, tahun ini moda transportasi darat, baik yang menggunakan Kereta Api, bus AKAP, AKDP, serta mobil pribadi akan jadi pilihan pemudik," ujarnya, Selasa (21/5/2019)

Selain itu, keberadaan ruas tol Kayuagung-Pematang Panggang dan Terbanggi Besar-Bakauhaeni yang dapat dilintasi pemudik di lebaran tahun ini juga menjadi alasan pemudik untuk menggunakan jalur darat. "Di Kayuagung-Pematang Panggang kita tempat personil gabungan serta posko penjagaan untuk memperlancar arus mudik," katanya. Nantinya, kata Nelson, pada 27 Mei pihaknya akan ada Apel Gelar Pasukan kesiapan Arus mudik lebaran 2019 di terminal Alang - alang lebar. "Untuk puncak arus mudik tahun ini di H-5 Lebaran yakni, 31 Mei dan Arus Balik H+3 di 9 Juni 2019," ungkapnya.

Kemudian, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik yang menggunakan angkutan umum, Dinas Perhubungan sudah mmelakukan RAM Cek baik untuk Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

"Disamping itu kami juga bekerjasama dengan pihak lain untuk melakukan tes kesehatan baik keadaan fisik dan lainnya bagi sopir angkutan. Apabila terbukti positif memakai narkoba dan minuman keras kita akan tindak tegas dan tidak diperbolehkan membawa kendaraan," tutupnya. (cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved