Berita Palembang

Ibu dan Dua Anaknya Dikurung di Dalam Rumah Karena Belum Bisa Bayar Sisa Kredit Rumah

Apes dialami oleh Tiyas Lipur Yanti (45), diduga tak bisa membayar uang sisa kreditan rumah sebesar Rp7 Juta, ia disekap bersama kedua anaknya.

Ibu dan Dua Anaknya Dikurung di Dalam Rumah Karena Belum Bisa Bayar Sisa Kredit Rumah
SRIPOKU.COM/HANDOUT
Anggota Polsek Kalidoni Palembang saat mendatangi korban penyekapan di Jalan Taqwa Mata Merah Gang Pipa Perumahan Graha Fortuna, Blok C No15 Kecamatan Kalidoni Palembang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Nasib apes dialami oleh Tiyas Lipur Yanti (45), diduga tak bisa membayar sisa kreditan rumah sebesar Rp7 Juta, ia disekap bersama kedua anaknya, DN (10) dan Dwiana (21).

Mereka disekap oleh kedua orang yang menagih ke rumahnya, Ramdan (38) dan Ahmadi (31) warga Jalan Taqwa Mata Merah Gang Pipa Perumahan Graha Fortuna, Blok C No15 Kecamatan Kalidoni Palembang.

Kedua penyekap yang telah mengurung keluarga tersebut selama hampir satu jam itu diketahui merupakan petugas satpam.

Beruntung, kejadian tersebut diketahui warga yang melapor ke Polsek Kalidoni Palembang. Dari laporan tersebut, anggota Polsek Kalidoni langsung mendatangi lokasi.

"Kejadiannya kemarin (Selasa, 21 Mei 2018), dua orang satpam datang ke rumah menangih uang sisa kreditan. Dari Rp16 juta, sisa tinggal Rp7 juta. Kalau ada uang langsung dibayar, tetapi mereka tetap memaksa," ujar Tiyas, Rabu (22/5/2019).

Kedua pelaku yang mendapati Tiyas tak memiliki uang, akhirnya menggembok terali rumah yang didalamnya ada keluarga tersebut. Tiyas dan kedua anaknya akhirnya bisa keluar, setelah gembok yang mengunci terali besi rumah, dibuka Kanit Reskrim Polsek Kalidoni Palembang Ipda Heriyanto.

Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM Banyuasin Pantau Ketersediaan Sembilan Bahan Pokok

Petani Padi Sawah di Sukamulya Kecamatan Semendawai III OKU Timur Keluhkan Serangan Hama Tikus

Pemerintah OKU Launching Sistem Informasi Manajemen Pengadaan Barang dan Jasa atau Simpebaja

"Kami sudah meminta waktu, tetapi mereka tetap maksa. Malah kami digemboknya dari luar," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Irene melalui Kanit Reskrim Ipda Heryanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Selasa (21/5/2019) karena diduga pemilik menunggak kreditan rumah senilai Rp 7 juta. Sehingga, kedua satpam tersebut melakukan penyekapan.

"Datang kedua satpam dan mengambil kesimpulan malah mengurung ibu dan kedua anaknya di dalam rumah dengan cara digembok dari luar," ujarnya saat dikonfirmasi.

Heri mengatakan, suami Tiyas saat itu sedang berada di luar karena bekerja. Kedua satpam datang ke rumah Tiyas dan memaksa menagih uang kreditan rumah, namun korban meminta untuk menunggu suaminya karena tak memiliki uang.

"Kedua pelaku sudah kami amankan dan dilimpahkan ke Polresta Unit PPA. Pelaku ini akan dikenakan Undang-undang perlindungan perempuan dan anak," jelasnya. (mg5)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved