News Video Sripo

Video Cegah Spekulan Nakal Bahan Pokok Jelang Lebaran, Direskrimsus Polda Sumsel Sidak ke Pasar

Cegah Spekulan Nakal dan Penimbun Bahan Pokok Jelang Lebaran, Subdit 1 Indagsi Direskrimsus Polda Sumsel Akan Terus Sidak ke Pasar

Cegah Spekulan Nakal dan Penimbun Bahan Pokok Jelang Lebaran, Subdit 1 Indagsi Direskrimsus Polda Sumsel Akan Terus Sidak ke Pasar

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Guna mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri, tim Subdit 1 Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel akan terus memantau harga bahan pokok yang ada di pasar. Mereka akan menerjunkan tim setiap saat, untuk melakukan inspeksi mendadak di pasar-pasar tersebut.

Menurut Kanit 2 Subdit 1 Indagsi Direskrimsus Polda Sumsel, Kompol Baginda Harahap mengatakan, mereka mencrgah adanya spekulan yang bermain di tengah momen menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hal itulah yang membuat pihaknya terus intens mengawasi jangan sampai ada pelanggaran oknum tertentu yang memanfaatkan kesempatan di waktu sekarang ini.

"Begitu juga dengan Polres-Polres seluruh jajaran, semuanya turun ke lapangan untuk memonitor harga barang pokok di pasar dan mengawasi ada pelanggaran pada kesempatan ini," ujarnya saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar KM 5, Selasa (21/5/2019).

Sangat Meresahkan Hingga Didemo Warga, Bupati Muara Enim Stop Angkutan Batubara PT GPP

TV Online Indosiar Live Streaming Shoppe Liga 1 2019: Persebaya vs Kalteng Putra, Cek Cara Nontonnya

Usai Antar Teman Pulang , Dua Pelajar Di Palembang Jadi Korban Begal

Seperti sebelumnya yang sempat heboh, yakni saat awal Ramadhan dimana harga bawang putih naik berkali-kali lipat. Kenaikan tersebut menyentuh angka Rp100 - 120 ribu untuk per kilonya.

Menurut Dinas Perdagangan, kenaikan tersebut karena terlambatnya pengiriman bawang putih dari luar, yang diimpor ke dalam negeri. Terbukti, saat stok bawang putih impor masuk ke gudang, harganga kembali stabil di antara Rp30 ribu.

"Kita sudah melakukan pengawasan bawang putih dan bawang merah. Masuknya barang sampai keluarnya barang itu seimbang. Jadi ga ada penimbunan," ungkapnya.

Luna Maya Ditemukan Pingsan di Kamar Mandi, Oki Lukman Nangis Histeris, Raffi Ahmad Langsung Begini

Nikita Mirzani Peluk dan Gendong Bayinya, Netizen Malah Sibuk Komentari Hal Ini, Jadi Gagal Fokus!

Tapi, Baginda Harahap mengatakan pihaknya akan menindak tegas jika ada kenaikan harga pokok karena spekulan nakal atau oknum yang menimbun barang agar harganya naik. Mereka tidak segan menindak karena hal tersebut melanggar Undang-Undang Perdagangan.

"Ancamannya 2 tahun penjara," tegasnya.

Sementara itu, saat timnya melakukan pantauan di Pasar KM 5, mereka mendapati harga bahan pokok masih normal. Seperti bawang putih masih di angka sekitar Rp30 ribu, kemudian bawang merah Rp20 ribu, cabe merah 18 ribu kemudian daging sapi lokal Ro120 ribu.

"Menurut kami, harga saat sekarang ini normal," jelasnya.

Ketum Sriwijaya Mania Eddy Ismail Minta Anggotanya Tetap Dukung Sriwijaya FC dalam Keadaan Apa Pun

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved