Berkedok Warung Kopi , PoL PP Banyuasin Bongkar Warung Esek-esek Yang Tetap Buka di Bulan Ramadhan

Satpol PP bongkar warung remang-remang di Jalan Lingkar Kabupaten Banyuasin, karena tetap buka si bulan suci ramadhan 1440 hijriah, Selasa (21/5/2019

Berkedok Warung Kopi , PoL PP Banyuasin Bongkar Warung Esek-esek Yang Tetap Buka di Bulan Ramadhan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Salah satu warung remang yang masih memberikan layanan seks kepada pengunjung di bulan Ramadhan ini. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN  -- Satpol PP bongkar warung remang-remang di Jalan Lingkar Kabupaten Banyuasin, karena tetap buka si bulan suci ramadhan 1440 hijriah, Selasa (21/5/2019).

Sepertinya untuk menjalankan tugas, pihat tanpa kompromi, kali ini membongkar tempat mesum yang berkedok warung kopi berdiri di jalan lingkar perkantoran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

Kepala Dinas Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Drs Indra Hadi MSi mengatakan tindakan tegas yang dilakukan terhadap pembongkaran tempat mesum yang berkedok warung kopi terpaksa harus di bongkar karena melanggar Perda.

"Sudah pernah kita beri teguran tapi ternyata pemilik usaha masih membandel, maka hari ini dilakukan eksekusi terhadap warung esek-esek tersebut," tegas Indra.

Video Rusunawa KM 5 Tak Kunjung dihuni, Bahkan Dijadikan Oknum Warga Tempat Mesum

Konsep Studio Dinilai sebagai Tempat Mesum Terselubung, Izin Studio 6 CGV Dibekukan

Sebelum dieksekusi, pihaknya terlebih dahulu melakukan razia diakui pemiliknya sebagai warung kopi. Tak sekedar hanya warung kopi didapati kamar-kamar yang disediakan bagi lelaki si hidung belang.

"Terbukti ditemukan kondom dan alat penghisap sabu, jadi sudah jelas tempat usaha mesum kita tindak dengan dirobohkan. Karena pemilik usaha telah menyalahgunakan dijadikan warung esek-esek," jelas Hadi.

Ruko Jadi Hotel, Warga Prabumulih Resah dan Duga Jadi Tempat Mesum

Mantan Kepala Kesbangpol dan BPBD Kabupaten Banyuasin ini terus berkomitmen tidak akan memberikan ruang bagi pelaku usaha yang tidak mendukung Program Banyuasin Religius.

"Ini sesuai perintah Bupati, demi mewujudkan Banyuasin Religius. Kita dalam menegakan Perda tidak akan melihat siapapun orang yang dibelakangnya, apabila melanggar Perda kita tindak," tegas Indra.

Terpisah, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk melalui Bripka Febrianto Bhabinkamtibmas Pangkalan Balai mengapresiasi atas tindakan Satpol PP dalam pembongkaran warung yang bertentang dengan ajaran agama Islam.
"Kami mendukung giat Satpol PP menindak tempat-tempat mesum, yang bertentangan dengan aturan," tegasnya.

SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Warung remang yang dibongkar paksa oleh Satpol PP Banyuasin, karena masih buka di bulan ramadhan.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved