Berita Palembang

Keluarga Pastikan tak Bisa Jenguk Helen Puspitasari TKW Asal Palembang, Karena Terkendala Dana

Di penjaranya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Palembang menjadi sebuah pukulan berat bagi keluarga korban, terutama pada psikologisnya.

Keluarga Pastikan tak Bisa Jenguk Helen Puspitasari TKW Asal Palembang, Karena Terkendala Dana
SRIPOKU.COM
Keluarga TKW Asal Palembang menunjukkan foto Helen Puspitasari dan memposting foto tersebut di Jejaring sosial Instagram 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Di penjaranya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Palembang menjadi sebuah pukulan berat bagi keluarga korban, terutama pada psikologisnya. Rasa rindu untuk melihat pun ada namun sayangnya terkendala dana.

Helen Puspitasari TKW asal Palembang yang saat ini mendekam di balik jeruji besi tepatnya di Balai Kepolisian Rawang Selangor Malaysia yang merupakan penjara khusus wanita.

Kakak kandung Helen bernama Reno sangat merindukan adik perempuannya tersebut, namun karena terkendala jarak dan dana.

Keluarga dari TKW asal Palembang Helen Puspitasari saat menunjukkan keadaan Helen terakhir, Minggu (19/5/2019)
Keluarga dari TKW asal Palembang Helen Puspitasari saat menunjukkan keadaan Helen terakhir, Minggu (19/5/2019) (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Mengenal Garis Kasih Pertiwi Adik Putri Titian yang tak Kalah Imut dan Siap Saingi Wajah Sang Kakak!

Video Viral Penampilan Seksi Dancer di Panggung Acara Ramadan, Begini Penjelasan Citimall Baturaja

“Kalau rindu itu pasti, karena terakhir ketemu secara langsung ya di Palembang beberapa tahun terakhir. Kalau di penjaranya di Indonesia enak bisa menjenguknya, apalagi saya tidak punya dana, ujarnya kepada Sripoku.com, Senin (20/5/2019).

Ia memastikan tak dapat pergi ke negeri jiran Malaysia tersebut untuk menjenguk adiknya Helen karena untuk membayar uang kontrakan rumah dan makanan sehari-harinya saja ia harus bekerja banting tulang.

Ia juga mengatakan bahwa kepolisian Malaysia sangat ingkar janji kepadanya, karena sebelum di penjara (3 bulan yang lau) pada saat Helen diminta menghubungi keluarganya di Indonesia mereka berjanjii hanya akan memenjarakan Helen selama 14 hari saja.

“Ia kami sangat dibuat bingung oleh kepolisian Malaysia karena katanya 14 hari saja tapi sampai sekarang gak pulang. Dasar ingakar janji,”katanya sambil menggerutu.

Akibat dari keputusan tersebut ia dan juga keluarganya yang lain terpaksa hanya bisa pasra melihat nasih yang di alami oleh Helen Puspitasari.

Sebelumnya, kakak kandung Helen Puspitasari, Reno mengatakan sangat terkejut mendengar kabar adiknya masuk penjara.

 "Saat pertama kali mendengar kabar tersebut saya sangat tak percaya adik saya masuk penjara.

Padahalkan bila kita lihat TKA yang bermasalah di Indonesia langsung dipulangkan kenegara asalnya sementara adik saya tidak,"ujarnya kepada Sripoku.com saat ditemui dirumahnya, Minggu (19/5/2019) lalu.

Ia menambahkan kasus yang menimpa adiknya tersebut bukanlah kasus yang berat, hanya tidak ada dokumen resmi dan itupun ada dimajikan yang kemarin berniat ingin membunuhnya.

Ia menuturkan pasra atas kasus yang menimpa adiknya tersebut dan berharap ada pihak yang ingin bersedia membantunya.

Dari keterangannya adiknya Helen Puspitasi dapat pergi ke Malaysia melalui salah satu agen kerja yang berada di daerah tanggerang dan Reno. "Helen ini bila bekerja tidak sama sekali berbicara kepada keluarga bukan hanya saat kerja di Malaysia tapi juga saat bekerja di Indonesiapun seperti itu. Karena Helen ini memiliki tak banyak bicara bila membicarakan soal kerja,"tuturnya.

===

Terdeteksi Ada Rencana Warga Sumsel Ikut People Power 22 Mei di Jakarta, Ini Komentar Kapolda Sumsel

Ike Mondiska, Driver Ojol di Lahat Tewas Tabrakan Lakalantas, Rekan Sesama Ojol Antar ke Pemakaman

Penulis: Haris Widodo
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved