Berita Palembang

Ikuti Tren, Warna Kalem Tanpa Motif Untuk Mereka yang Hijrah

Ikuti Tren Masa Kini, Warna Kalem Tanpa Motif Untuk Mereka yang Hijrah

Ikuti Tren, Warna Kalem Tanpa Motif Untuk Mereka yang Hijrah
SRIPOKU.COM/REFLY PERMANA
Ikuti Tren, Warna Kalem Tanpa Motif Untuk Mereka yang Hijrah 

Laporan wartawan sripoku.com, Refly Permana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Hingar bingar fesyen cowok, khususnya dalam ranah busana muslim, mungkin tidak seramai gender perempuan.

Meski demikian, lebaran kali ini, desainer ataupun penjual busana pria tak kehabisan akal untuk menciptakan penutup tubuh yang cocok dikenakan fashionista.

Termasuk di Palembang, seperti yang dilakukan oleh butik Albadar Store and April Konveksi.

Gunakan High Produk dan Hair Stylish Profesional, Bliss Salon Berikan Diskon Hingga 50 Persen

Safari Ramadan, Wagub Himbau Masyarakat OKI Hidupkan Kembali Lahan Tidur dengan Biaya Pemerintah

Gelar Buka Bersama, Centrepark Palembang Beri Cashback 10 Persen di Bulan Ramadan

Dikenakan dua selebgram cowok di Palembang, Daniel dan Ridwan, busana muslim milik butik yang berlokasi di Jl Dr M Isa No 851 Kutobatu IT 3 Palembang (seberang Masjid Darul Muttaqien ) terlihat cocok untuk mereka berdua yang masih berusia milenial tersebut.

Warna kalem yang mendominasi busana ini membuat si pemakai terkesan elegan tanpa meninggalkan kesan relijinya yang kuat.

"Busana muslim yang kita produksi sendiri ini kita desain mengikuti model yang lagi tren sekarang. Memang dikonsep untuk pemuda yang hijrah," kata pemilik Albadar Store and April Konveksi, Badarudin Yusuf, Jumat (17/5/2019).

Tidak seperti kebanyakan busana muslim lainnya, Badar mengatakan, busana muslim yang ia desain ni membuat si pemakai akan merasa adem.

Soalnya, bahan yang dipilih merupakan seratus persen katun tanpa adanya tambahan atau campuran polyster.

Dengan demikian, ketika dipakai, tidak akan merasa gerah.

Untuk motif, karena mengikuti tren sekarang, didesain dengan tidak terlalu banyak menempelkan motif di baju.

Malah, ada yang dibiarkan polos dengan hanya memainkan beberapa warna.

"Diyakini, dengan tidak banyak motif, maka yang pakai akan merasa semakin pede. Bajunya juga cocok untuk dipakai dalam keperluan apa saja," kata Badar.

Penulis: Refly Permana
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved