Berita OKU

Dua Pencuri Tas Pekerja PLTU di Kebanagung OKU 'Dihadiahi' Timah Panas

Melihat pelaku tidak koperatif, petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara namun tidak diguris.

Dua Pencuri Tas Pekerja PLTU di Kebanagung OKU 'Dihadiahi' Timah Panas
SRIPOKU.COM/DOKUMEN POLSEK SEMIDANG AJI
Polsek Semidangaji tembak dua pencuri atas nama Parini dan Yusnani yang mencoba melawan petugas saat akan ditangkap. 

Laporan wartawan sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA --Nasib apes dialami dua pencuri  yang mencoba kabur saat akan ditangkap polisi. Pencuri atas nama Parini (44) dan Yusnansi (39)  terpaksa ditembak masing-masing di kaki kiri.

Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari yang dikonfirmasi Minggu (19/5/2019) membenarkan polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap dua pencuri.

Dikatakan Kapolres, saat  sudah dikepung polisi, pelaku mendorong polisi sehingga polisi terjatuh. Melihat pelaku tidak koperatif, petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara namun tidak diguris , kedua pencuri ini terus melarikan diri.

Takut tergetnye lolos, polisi terpaksa menembak pelaku masing-masing dibagian kaki sebelah kiri. Setelah ditembak petugas, barulah kedua tersangka yang berlamat di  Desa Kebanagung Kecamatan Semidangaji OKU ini bertekuk lutut.

Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S Kom menjelaskan, kedua pelaku  hari Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 01.15 dini hari  melakukan aksi kejahatan  di Desa Raksajiwa Kecamatan Semidangaji, Kabupaten OKU.

Tersangka mencuri  tas milik Indra Darmawan dan Iwan Gunawan, pekerja PLTU  di Kebanagung dan  dari  hasil pencurian itu, kedua tersangka berhasil mengambil uang lebih kurang Rp. 3.250.000.  Selanjutnya pelaku melarikan diri  dalam kegelapan malam.

Akibat Ulah Jambret, Satu Keluarga di Muara Enim Alami Kecelakaan

Di Penjara Di Malaysia, Keluarga TKW Asal Palembang Helen Puspitasari Hanya Bisa Pasrah

300 Ulama, Habaib, Pimpinan Ponpes dan Cendekiawan Muslim se-Sumsel Sampaikan 9 Maklumat Multaqo

Kapolres yang juga didampingi Kapolsek Semidangaji Iptu Bastari menjelaskan, kasus pencurian yang dialami dua pekerja PLTU Kebanagung ini kemudian dilaporkan oleh koordinator pekerja tambang PLTU Djoko Purwanto bin Sukiman  ke Polsek Semidangaji.

Mendapat laporan itu anggota Polsek Semidangaji  langsung melakukan penyelidikan, setelah berhasil mengantongi identitas tersangka anggota Polsek dibawah pimpinan Kapolsek Semidangaji  Ipta Bastari langsung menuju rumah pelaku  Parini dan Yusnani  di Desa Kebanagung.  

Untuk melakukan penangkapan kedua pelaku pencurian dengan pemberatan ini. Saat akan ditangkap, pelaku mencoba melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

Menurut informasi, tersangka atas nama  Yusnani  sebelumnya pernah  bantu-bantu bekerja di PLTU Kebanagung, namun kemudian berhenti .

Diduga tersangka Yusnani  yang  mengajak tersangka Parini  untuk mencuri  di rumah kontrakan pekerja PLTU yang menyewa di rumah Budi mantan Kades Panai Makmur.  Saat melakukan aksi, Yusnansi   yang fisiknya kecil menunggu dibawah rumah sambil berjaga-jaga dan tersangka  Parini   yang mengambil tas milik kedua korban.

“Saat kabur, tersangka Yusnani  membuang baju kaosnya di perjalanan  mungkin karena berat. Dari petunjuk baju kaos itulah polisi bisa menangkap pelakunya,” terang Kapolsek seraya menambahkan baju kaos itu sama persis dengan baju yang dikenakan  Yusnani saat foto bersama pekerja  PLTU semasa Yusnasi masih bekerja bantu-bantu  di perusahaan yang sama .  (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved