Berita Palembang

Isi Waktu Ramadan, Anggota OSIS dan Guru SMP N 46 Palembang Gelar Lomba dan Kumpulkan Zakat

SMP Negeri 46 Palembang yang beralamat di Jalan Sukabangun II No 1 Sukajaya mengadakan pesantren kilat Ramadan yang mengundang penceramah

Isi Waktu Ramadan, Anggota OSIS dan Guru SMP N 46 Palembang Gelar Lomba dan Kumpulkan Zakat
Tribunsumsel.com/Melisa Wulandari
Ratusan siswa SMPN 46 Palembang berkumpul di lapangan sekolah sembari mendengarkam ceramah agama di kegiatan pesantren kilat Ramadan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Bulan Ramadan menjadi bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat muslim seluruh dunia, di bulan ini pula sekolah-sekolah di Palembang khususnya mengadakan beberapa kegiatan.

Seperti di SMP Negeri 46 Palembang yang beralamat di Jalan Sukabangun II No 1 Sukajaya ini tak hanya mengadakan pesantren kilat Ramadan yang mengundang penceramah untuk mengisi pesantren kilat, para guru dibantu anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga mengadakan berbagai lomba.

Lomba-lomba ini diadakan selama 3 hari dan ada berbagai macam jenis lomba, yakni lomba baca Al Quran, lomba dai dan daiah, lomba kaligrafi dan beberapa lomba lainnya.

Ratusan siswa SMPN 46 Palembang berkumpul di lapangan sekolah sembari mendengarkam ceramah agama di kegiatan pesantren kilat Ramadan
Ratusan siswa SMPN 46 Palembang berkumpul di lapangan sekolah sembari mendengarkam ceramah agama di kegiatan pesantren kilat Ramadan (Tribunsumsel.com/Melisa Wulandari)

High Flyer Ajak Ratusan Guru Bahasa Inggris di Sumsel Manfaatkan Medsos untuk Belajar Menulis

Jarang Muncul di TV, Begini Nasib Pemeran Entong Si Abu Nawas dari Betawi yang tak Terekspos

"Lomba ini tak lain tujuannya untuk meningkatkan takwa anak-anak kepada Tuhan yang Maha Esa selama bulan suci Ramadan," ujar Kepala SMPN 46 Palembang Limansa Rajagukguk kepada tribunsumsel.com, Sabtu (18/5/2019).

Dia juga mengatakan walaupun dirinya memiliki perbedaan keyakinan dengan anak-anak didiknya dan guru-guru di sekolah dirinya setiap tahun mengadakan pesantren Ramadan dan perlombaan yang bersifat keagamaan (Islam).

"Kami juga dari awal puasa sudah mengajak anak-anak untuk mengumpulkan zakat serta infak sampai 25 Mei mendatang nanti kalau sudah terkumpul semua akan kami bagikam ke anak-anak kami yang yatim piatu, ada sekitar 30 persen anak didik kami itu yatim piatu," tutupnya. (Tribunsumsel.com/Melisa Wulandari)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved