Berita palembang

Enam Bulan Ditahan, Kini 3 Terdakwa Kasus Sarang Walet di Muba Ini Bisa Lebaran Bareng Keluarga

Penasehat Hukum dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Muba mengapresiasi majelis hakim dan semua pihak

Enam Bulan Ditahan, Kini 3 Terdakwa Kasus Sarang Walet di Muba Ini Bisa Lebaran Bareng Keluarga
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ, HANDOUT
Tiga terdakwa kasus pencurian, Alamsyah (31), Darwin (38), dan Muji Burohman (42) divonis didampingi Penasehat Hukum dari LKBH Muba disambut keluarganya saat keluar Lapas Muba, Kamis (16/5/2019) malam. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Penasehat Hukum dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Muba mengapresiasi majelis hakim dan semua pihak atas kembali dibebaskannya tiga kliennya dari Lapas Sekayu, Kamis (16/5/2019) malam.

"Putusan majelis hakim sangat baik bagi ketiga klien kami yang selama ini memang tidak melakukan pencurian. Majelis Hakim dalam putusannya menyatakan Pasal yang didakwakan tidak terbukti sehingga harus dibebaskan dari tuntutan," ungkap Penasehat Hukum ketiga terdakwa dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Muba, Zulfatah SH didampingi dua penasehat hukum lainnya yakni Ruli Ariansyah SH dan Andi Saputra SH kepada Sripoku.com, Jumat (17/5/2019).

Ketiga terdakwa kasus dugaan pencurian sarang burung walet itu yakni Alamsyah (31), Darwin (38) dan Muji Burohman (42), warga Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba akhirnya berlebaran bareng keluarga.

"Kami berterima kasih kepada majelis hakim dan semua pihak dengan putusan bebas karena tidak terbukti," ungkap terdakwa Darwin.

Majelis hakim yang diketuai Arlen Veronica SH MH dengan Hakim Anggota Christoffel Harianja SH, Andy William Permata SH menyatakan, ketiga terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar dakwaan yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Muba, dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Sekayu.

Mujiburohman yang merupakan terdakwa lainnya juga menyebut putusan majelis hakim merupakan berkah.

"Kami dinyatakan bebas tidak bersalah, kami sangat senang sekali. Kami disambut keluarga dan air mata. Kami sudah 6 bulan ditahan, kita bisa bebas dan kita senang bisa berlebaran di rumah nantinya. Setelah keluar nanti, kita lakukan kegiatan seperti biasa," kata Mujiburohman.

Dengan berbekal petikan putusan hakim untuk dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Sekayu guna dimintakan pembebasan terhadap ketiganya.

"Kita sudah lakukan upaya mengeluarkan mereka dengan membawa petikan putusan dari Pengadilan Negeri. Meskipun putusan belum inkrah, mereka bisa dibebaskan. Langkah lainnya, kita akan lakukan tuntutan balik terhadap pelapor dan ganti rugi atas ditahannya klien kita, itu kita lakukan setelah putusan inkrah," kata Zulfatah SH.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved