BAHAYA, Tak Hanya Merusak Mata,Main Game Terlalu Lama Juga Sebabkan Pikun

Kalau sudah asyik bermain video games, orang biasanya akan lupa dengan kegiatan lain atau bahkan orang-orang di sekitarnya.

BAHAYA, Tak Hanya Merusak Mata,Main Game Terlalu Lama Juga Sebabkan Pikun
TRIBUNNEWS.COM/Dessita Chairani
Ilustrasi main game online terlalu lama bikin cepat pikun. 

Orang dengan jumlah materi abu-abu yang lebih sedikit pada hippocampus ditemukan berisiko lebih tinggi terkena penyakit kejiwaan.

Mulai dari depresi, skizofrenia, PTSD, hingga penyakit Alzheimer.

Namun hal ini masih membutuhkan penelitian dan analisa lebih lanjut.

ilustrasi Main game online
ilustrasi Main game online (Tribunnews.com)

Boleh saja main game action, asalkan…

Hasil penemuan ini bukan berarti melarang kita bermain game action sama sekali.

Kita boleh saja main game action untuk menyegarkan pikiran di akhir pekan, tapi tentunya ada batasan-batasan yang harus diperhatikan.

Ingat, efek main game action ini bisa terjadi jika bermain terlalu sering dan bahkan sampai lupa waktu.

Jadi, kalau permainan ini dilakukan hanya sesekali saja sebetulnya tidak masalah.

Perempuan 53 Tahun Ini Bagikan Resep Agar Tetap Awet Muda, Cantik dan Sehat, Ini 3 Rahasianya

Hanya Butuh 5 Menit Saja, Sakit Leher Hilang Hanya Dengan Melakukan Hal Yang Mudah Ini

Ini Efek Yang Akan Terjadi Jika Membersihkan gigi Menggunakan Pasta Gigi Dengan Arang Aktif

Dilansir dari WebMD, orang dewasa disarankan main game action selama 2-3 jam saja dalam seminggu.

Alih-alih membahayakan otak, jenis permainan ini justru ampuh mengurangi stres dan meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah.

Selain itu, jangan sampai kebiasaan ini membuat lupa waktu.

Seimbangkan juga dengan kegiatan lain, misalnya olahraga, sekolah, bekerja, atau bermain bersama teman di luar rumah.

Dengan begitu, kamu pun juga akan terhindar dari bahaya obesitas akibat kelamaan duduk main game.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul:

Keseringan Main Game Action Bisa Bikin Cepat Pikun?

Editor: ewis herwis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved