Mawardi Pastikan Pekan Depan Jalan Putus Desa Lubuk Keliat Bisa Dilalui

Meski mendapati kerusakan cukup parah, Mawardi memastikan akses jalan utama masyarakat ini paling lambat sepekan sudah bisa kembali dilalui.

Mawardi Pastikan Pekan Depan Jalan Putus Desa Lubuk Keliat Bisa Dilalui - jalan-putus-desa-lubuk-keliat1.jpg
Redaksi Humas Sumsel
Mawardi Pastikan Pekan Depan Jalan Putus Desa Lubuk Keliat Bisa Dilalui
Mawardi Pastikan Pekan Depan Jalan Putus Desa Lubuk Keliat Bisa Dilalui - jalan-putus-desa5.jpg
Redaksi Humas Sumsel
Mawardi Pastikan Pekan Depan Jalan Putus Desa Lubuk Keliat Bisa Dilalui

SRIPOKU.COM, OGAN ILIR - Usai mendapat informasi jalan putus akibat longsor diterjang air Sungai Ogan di Desa Lubuk Keliat, Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (14/5) pagi, Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya langsung meluncur ke lokasi. Meski mendapati kerusakan cukup parah, Mawardi memastikan akses jalan utama masyarakat ini paling lambat sepekan sudah bisa kembali dilalui.

" Paling lama seminggu jalan ini harus sudah bisa dilewati mobil dan kendaraan lainnya. Bukan hanya itu seluruh lobang-lobang dalam yang ada di sepanjang jalan ini juga saya minta diatasi. Makanya Dinas PU, kontraktor dan PPTK hari ini kita bawa semua meninjau langsung ke lokasi," tegas mantan Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI)

Dijelaskan Mawardi perbaikan termasuk relokasi jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam anggaran tahun 2019. Waktu itu sekitar 3 bulan lalu Ia bahkan sudah pernah meninjau ke lokasi namun kerusakan jalan yang terjadi tidak terlalu parah. Karena itu Ia menghimbau dinas teknis dan PPTK segera menyesuaikan lagi perencanaan yang telah dibuat.

Untuk antisipasi darurat Mawardi meminta Dinas PU Bina Marga segera melakukan relokasi perluasan ke sisi jalan 5-6 meter. Dengan ditimbun tanah dan crocos sepanjang 100 meter, jalan darurat ini diharapkannya dapat selesai dan bisa dilewati.

Meski mendapati kerusakan cukup parah, Mawardi memastikan akses jalan utama masyarakat ini paling lambat sepekan sudah bisa kembali dilalui.
Meski mendapati kerusakan cukup parah, Mawardi memastikan akses jalan utama masyarakat ini paling lambat sepekan sudah bisa kembali dilalui. (Redaksi Humas Sumsel)

"Saya kira ini tidak terlalu sulit. Tapi mungkin perlu revisi ulang perencanaan dan pelaksanaan berbeda. Serta tidak sesuai dengan kontrak dengan di lapangan," tambahnya.

Menurut Mawardi musibah ini tak dapat diduga, karena itu sejumlah antisipasi terus dilakukan. Terlebih akses jalan tersebut menjadi jalan utama bagi masyarakat dan para pemudik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

" Selain di titik ini masih ada sekitar 2 km ruas jalan lagi yang juga mulai terkikis oleh arus sungai. Ini kita antisipasi juga agar jangan sampai mengganggu lalu lintas karena jalan inikan padat baik angkutan barang bahan pokok mauoun lainnya," jelasnya.

Sementara itu Kabid Pengembangan Jaringan dan Jalan Dinas PU Bina Marga, Ridwan mengatakan jalan ini merupakan penghubung dari Ogan Ilir ke Baturaja. Namun jalan terkikis akibat derasnya arus sungai menyebabkan jalan sebagian besar longsor sehingga putus tak bisa dilintasi kendaraan.

Untuk antisipasi darurat Mawardi meminta Dinas PU Bina Marga segera melakukan relokasi perluasan ke sisi jalan 5-6 meter
Untuk antisipasi darurat Mawardi meminta Dinas PU Bina Marga segera melakukan relokasi perluasan ke sisi jalan 5-6 meter (Redaksi Humas Sumsel)

"Kejadiannya Subuh (Senin/14/5). Makanya ini kita lebarkan ke sisi sebelahnya milik warga. Sekitar 6 meteran, sekarang kita kerahkan dulu alatnya. Lokasinya tidak jauh sekitar 2 km dari lokasi kejadian" tambahnya.

Dikatakan Ridwan sebenarnya perencanaan relokasi jalan yang ada titik longsor seperti jni sudah masuk pada 2020. Namun meski masih tahun depan secara berkala pihaknya juga tetap melakuka perbaikan jalan.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved