Warga Keluhkan Pajak PBB Yang Tiba-tiba Naik, BPPD Palembang Berikan Penjelasan Tentang Hal Itu !

Terkait dengan melonjaknya tagihan pembayaran tersebut, Banyak warga yang mendatangi Kantor Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang yang te

Warga Keluhkan Pajak PBB Yang Tiba-tiba Naik, BPPD Palembang Berikan Penjelasan Tentang Hal Itu !
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah Kota Palembang, H Shinta Raharja SH SE 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam beberapa hari ini, warga Palembang dikejutkan dengan melonjaknya harga pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan yang naik di atas rata-rata. Dan hal inipun menjadi topik hangat dikalangan warga Palembang . 

Terkait dengan melonjaknya tagihan pembayaran tersebut, Banyak warga yang mendatangi Kantor Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang yang terletak di Jalan Merdeka untuk meminta kejelasan.

Dilansir dari TribunSumsel.com , Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Shinta Raharja mengatakan, sejak adanya pembagian SPPT PBB awal Mei, ia sering mendapatkan laporan pengajuan pengurangan dan keberatan untuk biaya PBB menumpuk di mejanya.

"Sudah banyak menumpuk di meja saya. Ada sekitar 15 lebih pengajuan keberatan yang kita terima sampai hari ini," ujarnya. Senin (12/5/19) malam.

Darlis ketua RT 010 jalan Dwikora II kota Palembang saat menunjukkan bukti kenaikan PBB warganya.
Darlis ketua RT 010 jalan Dwikora II kota Palembang saat menunjukkan bukti kenaikan PBB warganya. (Tribun Sumsel/Shinta Dwi Anggraini)

Kata Shinta, PBB pada hakekatnya pajak yang meliputi bumi dan bangunan.

Bumi tiap tahun ada penyesuaian nilai, sedangkan bangunan tidak sama sekali.

"Kenapa kita lalukan kenaikan khususnya PBB NJOP bumi? Karena tahun ini target PAD (pendapatan asli daerah) mengalami kenaikan Rp 550 miliar dari semula Rp 748 miliar menjadi Rp 1,3 Triliun," jelas dia.

Karena itu, adanya kenaikan PAD ini pemkot memiliki dua konsepsi.

Pertama pemaksimalan pemasangan tapping box yang sudah dilakukan saat ini .

"Kedua kita lakukan penyesuaian NJOP Bumi. Dan ini sudah kita lakukan pengelodokan sejak tiga bulan sebelum ini ditanda tangani Walikota Palembang," tegasnya.

Terkait Kasus Vera Oktaria, Ini Saran WCC Menghadapi Pacar yang Suka Melakukan Kekerasan

Heboh, Gara-gara Buah Durian 500 Pengunjung Perpustakaan Di Australia Harus di Evakuasi

Halaman
1234
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved