Berita PALI

Listrik Sering Padam Disusul Sinyal HP Hilang di Kabupaten PALI‎, Ini Penjelasan Provider Telkomsel

Seiring dengan kerap padamnya Listrik yang disusul Sinyal Handphone (HP) yang juga pasti turut mengalami gangguan di Kabupaten PALI

Ilustrasi mati lampu 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- ‎Seiring dengan kerap padamnya Listrik yang disusul Sinyal Handphone (HP) yang juga pasti turut mengalami gangguan di Kabupaten PALI (Panukal Abab Lematang Ilir) ditanggapi pihak Provider dari Telkomsel, Minggu (12/5/2019).

Pihak Telkomsel mengklaim bahwa servis tingkatan kuat atau tidaknya sebuah jaringan HP memang tergantung dari listrik PLN.

Coorporate Communication Sumbagsel Telkomsel, Gumilar mengatakan, bahwa Tower Telkomsel (Satuan Daya) atau disebut BTS kekuatannya masih harus terkoneksi dengan jaringan PLN.

Dimana, BTS membutuhkan listrik untuk mengoperasionalkanya, shingga jika pasokan listrik padam, maka secara otomatis‎ sinyal juga akan mati atau tidak bekerja dan mengalami gangguan servis jaringan.

"Memang BTS Power kita koneksinya tergantung dari PLN. Kalau listrik padam jaringannya akan off juga, meski kita ada pasokan batre sendiri, namun kemungkinan hanya bisa bertahan 2-3‎," ungkap Gumilar, Minggu.

Pelayanan Telkomsel selama lebaran tetap prima. Foto diambil beberapa waktu lalu.
Pelayanan Telkomsel selama lebaran tetap prima. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Dok Telkomsel)

‎Meski begitu lanjut dia, selain memiliki Genset khusus guna mengantisipasi pemadaman listrik, pihak Provider Telkomsel juga memiliki program (MBP) Mobile Backup Power.

Proses kerja MBP ini membekap seperti batre. Hanya saja ketahanannya maksimal 1-2 jam guna mengantisipasi sementara jika listrik padam.

"Namun, untuk luasnya tidak semua Kabupaten PALI ini bisa ditangulangi," katanya.

"Dari itu, kita selalu berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mengoperasionalkan jaringan kita, sehingga sama-sama lancar," jelas dia. ‎

Sebelumnya, Tasili Manager PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Pendopo mengklaim bahwa jarak induk yang jauh dari pusat ibukota PALI.

"Kita tidak punya gardu induk, saat ini jaringannya masih tersambung di wilayah Gunung Megang Muaraenim sekitar 56 KM jaraknya kesini," ungkap Tasili.

"Kita ada rencana membangun gardu induk PLN di simpang Belimbing, namun tinggal menunggu kapan pelaksanaannya," tambah dia.

Selain itu, kata dia, adanya tanam tumbuh, seperti gangguan pohon pada kabel-kabel listrik.

"Banyak juga faktor alam, seperti adanya hewan dan pohon yang tersangsut pada kabel listrik, yang menyebabkan pemadaman," jelasnya.

Dalam mengatasi hal tersebut, pihaknya dalam satu bulan sekali melakukan pemangkasan dahan pohon yabg dirasa menggangu arus kabel listrik. 

Dinkes Pagaralam Curigai Minuman Takjil di Pasar Ramadan Mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun

7 Artis Ini Asal Palembang, No 3 Menikah dengan Bangsawan Malaysia dan Jadi Menantu Siti Nurhaliza

Tak Terekspose, Begini Hidup Anak Pertama Dono Warkop DKI Bikin Haru Sang Istri Gegara Pekerjaan Ini

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved