Proyek Palembang Banyak Terbengkalai, Pengamat: Pembangunan Harus Terkonsep

Dalam melakukan suatu pekerjaan sebaiknya pihak terkait memiliki konsep jelas. Harus ada konsep proyek untuk jangka pendek, menengah dan panjang

Proyek Palembang Banyak Terbengkalai, Pengamat: Pembangunan Harus Terkonsep
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Rektor Unitas Palembang, Ki Drs. H. Joko Siswanto, M.Si. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Pengamat Kebijakan Publik Sumsel, Joko Siswanto menerangkan pemerintah kota Palembang seharusnya memiliki konsep yang jelas dalam membangun proyek/pembangunan.

Hal itu dilakukan agar proyek-proyek tersebut tak terbengkalai hingga mangkarak di kemudian hari.

Dalam melakukan suatu pekerjaan sebaiknya pihak terkait memiliki konsep jelas. Harus ada konsep proyek untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Dengan konsep yang matang, proyek atau program yang dijalan untuk masa mendatang tak akan sia-sia.

"Pembangunan itu harus punya konsep, konsep itu punya jangka panjang, menengah dan pendek," ujarnya menanggapi banyak proyek Pemkot Palembang terbengkalai, Jumat (10/5/2019).

Selain itu, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah hendaklah berkesinambungan. Jangan sampai ketika dalam satu periode kepala daerah, maka kepala daerah yang baru enggan menjalankan program lama bahkan cenderung dengan sengaja membuatnya terbengkalai.

Joko menyebut, antara kepala daerah yang baru dan lama harus ada komunikasi. Hilangkan dahulu ego masing-masing serta melihat urgensi pembangunan suatu proyek tersebut.

"Biasanya ganti kepala daerah beda kebijakan. Harus hilangkan ego, duduk bersama untuk melanjutkan program dan pembangunan pro rakyat," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam membangun sebuah proyek pihak terkait seharusnya meninjau terlebih dahulu kepentingan masyarakat dan manfaatnya.

Sebab, dana yang dikeluarkan tersebut merupakan uang rakyat. Jangan sampai dana yang dikeluarkan menjadi tak berguna karena pembangunan tak berkonsep.

"Jangan berpikiran ini hasil karya kepemimpinan siapa, itu kan pakai uang rakyat. Sebaiknya pembangunan itu harus ditinjau secara baik dan kebutuhannya untuk masyarakat banyak," kata Joko

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved