Perusahaan Wajib Berikan THR Kepada Buruh dan Pekerjanya Walaupun Baru Satu Bulan Kerja

Perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Sedulang Setudung, Banyuasin wajib memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada setiap buruh dan p

Perusahaan Wajib Berikan THR Kepada Buruh dan Pekerjanya Walaupun Baru Satu Bulan Kerja
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin Noor Yosef Zath 

Laporan wartawan Sripoku.com, Mat Bodok 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Sedulang Setudung, Banyuasin wajib memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada setiap buruh dan pekerjanya, meskipun baru satu bulan bekerja.

Hal ini sesuai dengan peraturan Kementrans nomor 6 tahun 2016 tentang THR Keagamaan yang nilainya disesuaikan proposional. Jika masa kerjanya diatas setahun akan menerima THR minimal satu bulan gaji dari perusahaan tanpa kecuali.

Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin Noor Yosef Zath didampingi Kabid Hubungan Industrial dan Jamsostek Elyanto, Kamis (9/5/2019) bahwa kebijakan itu telah berlaku sejak lama, dan kalau peraturan tersebut harus dipatuhi perusahaan yang ada di wilayah Banyuasin.

"Jadi buruh atau pekerja yang baru sebulan bekerja juga berhak mendapatkan THR keagamaan dari perusahaan," kata Noor yang mengaku baru dua hari ini tercatat menjabat sebagai Kadin tenaga kerja dan transmigrasi.

Noor mengimbau seluruh perusahaan yang beroperasi di Banyuasin agar segera melaksanakan aturan tersebut tanpa terkecuali, seminggu sebelum menyambut hari lebaran harus sudah terlaksana dan sampai kepada karyawan perusahaan masing-masing.

Setidaknya ada 280 perusahaan terdiri perkebunan, jasa dan perdagangan yang beroperasi diwilayah Banyuasin. Untuk mewanti jika ada perusahaan yang tidak membayar THR, maka pihaknya akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) THR dalam waktu dekat ini.
" Aturan ini sifatnya mengikat dan harus dilaksanakan semua oleh perusahaan yang ada di Banyuasin yang pembayarannya sesuai masa kerja karyawan. THR dibayarkan minimal 1 kali dalam setahun," ujarnya.

Noor membandingkan kalau menurut aturan lama, THR hanya akan dibayarkan pada karyawan yang telah bekerja minimal 3 bulan dengan cara pembayaran THR proporsional. Namun dengan adanya aturan baru ini karyawan yang bekerja minimal 1 bulan pun berhak mendapatkan THR, dihitung dengan cara masa kerja dibagi 12 bulan lalu dikali dengan gaji karyawan.

Sedangkan bagi karyawan yang sudah bekerja diatas 12 bulan berhak mendapatkan THR 1 bulan gaji baik karyawan tetap maupun karyawan kontrak. THR ini harus dibayarkan oleh perusahaan 7 hari sebelum perayaan Hari Raya.

"Cara menghitungnya jika masa kerja 1 bulan maka dibagikan dengan 12 bulan lalu dikalikan total gaji pokok bulanan karyawan,itulah jumlah thr yang harus dibayarkan perusahaan, sedangkan yang masa kerja minimal 12 bulan berhak menerima 1 bulan gaji," timpal Elyanto pada wartawan.

Lebih lanjut kata dia semua perusahaan wajib melaksanakan aturan tersebut, konsekuensi yang akan diterima perusahaan jika tidak melaksanakan diantaranya akan terkena sangsi administrasi seperti pemberhentian sementara usaha, pembekuan usaha dan pembatasan hak usaha. Perusahaan juga terancam kena sangsi perdata yang diatur oleh undang-undang.

" Ya jika tidak melaksanakan perusahaan akan kena sangsi diantaranya pembekuan dan pemberhentian usaha. Untuk itu setiap perusahaan di Banyuasin wajib melaksanakan aturan itu," tandasnya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved