SDK Frater Xaverius 2 Palembang Rayakan Hari Jadinya yang Ke-72 Tahun Secara Sederhana

Tanggal 5 Mei 2019, SDK Frater Xaverius 2 Palembang merayakan hari jadinya yang ke-72 tahun.

Editor: Sudarwan
Tribunsumsel.com/Melisa Wulandari
Apel dan pemotongan tumpeng perayaan HUT ke-72 SDK Frater Xaverius 2 Palembang, Rabu (8/5/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tanggal 5 Mei 2019, SDK Frater Xaverius 2 Palembang merayakan hari jadinya yang ke-72 tahun.

Hari ini, Rabu (8/5/2019), hari bersejarah itu dirayakan secara sederhana di lapangan sekolah dan dihadiri ratusan siswa kelas 1 hingga 5.

Perayaan HUT ditandai dengan apel pengibaran bendera dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng.

Apel dihadiri para guru, perwakilan komite sekolah dan siswa.

Kepala SDK Frater Xaverius 2 Palembang, Fr M Yohanes Berchmans Bhk MPd mengatakan saat ditemui tribunsumsel.com (satu grup dengan sripoku.com) banyak harapan yang dia panjatkan di hari jadi sekolah yang ke 72 tahun.

"Saya selaku Kepala Sekolah dengan usia 72 tahun ini diharapkan SD ini (SDK Frater Xaverius 2 Palembang) semakin maju dalam segala aspek terlebih prestasi, kami juga memiliki semboyan: Ayo libas tantangan, aku Indonesia aku mardiwiyata," ujarnya, Rabu (8/5/2019).

Dia juga mengatakan perjalanan selama 72 tahun ini bukan perjalanan singkat dan tidak terlepas dari campur tangan tuhan.

"SD ini juga telah ikut mencerdaskan anak-anak bangsa, dan berdiri dari 1947 hingga skrg tidak bs dipungkiri telah banyak menoreh prestasi," katanya.

"Baik tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga internasional dan telah menghasilkan ribuan alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami juga berharap kedepannya  pada perayaan ke 75 tahun bisa merayakan secara besar-besaran dan bisa mengundang banyak orang," katanya.

Sementara itu, sejarah berdirinya SDK Frater Xaverius 2 Palembang ini berawal dari 23 september 1936 lalu sekolah ini didirikan oleh Frater asal Belanda, yakni Fr Immanuel yang diberi nama Hollandsch Inlandsche School (HIS) dan Hollandsch-Chineesche School (HCS).

Pada 1942 sempat ditutup karena para frater pendahulu ditawan dan di penjara oleh Jepang dan setelah itu pada 23 agustus 1946 para frater membuka kembali sekolah yang sempat ditutup ini.

Selanjunya, pada 5 Mei 1947 ditandatangani akte berdirinya sekolah oleh walikota Palembang saat itu.

"Jadi hari jadi sekolah ini pada 5 Mei sebenarnya, karena pada 5 Mei kemarin libur awal puasa makanya kami rayakan pada 8 Mei saja," ujarnya.

Kemudian pada 1947-1987 sekolah ini hanya menerima siswa laki-laki. Dan pada 1987-sampai sekarang pihak sekolah menerima siswi hingga sekolah ini menjadi sekolah campuran. (Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari)

Pada 2005 pihak sekolah membuka kelas akselirisasi yang ditunjuk langsung oleh dinas pendidikan. 2013, ditunjuk sebagai piloting kurikulum 2013. 

2017 memulai program full day school, penumbuhan nilai karakter dengan konsep tri pusat pendidikan berbasis sekolah, berbasis keluarga dan masyarakat. "Dan di sekolah ini pula sudah terjadi pergantian kepala sekolah sebanyak 13 kali," tutupnya.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved