Berita PALI

Antisipasi Aksi Begal, Dinas Perkim Kabupaten PALI Bangun 7 Pos Terpadu di Titik Rawan Kriminalitas

Antisipasi Begal, Dinas Perkim Kabupaten PALI Bangun 7 Pos Terpadu di Titik Rawan Kriminalitas

Antisipasi Aksi Begal, Dinas Perkim Kabupaten PALI Bangun 7 Pos Terpadu di Titik Rawan Kriminalitas
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Petugas Satpol PP saat berjaga di pos terpadu Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Selasa (7/5/2019). 

Antisipasi Begal, Dinas Perkim Kabupaten PALI Bangun 7 Pos Terpadu di Titik Rawan Kriminalitas

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan dan memberikan kenyamanan serta keamanan masyarakat Bumi Serepat Serasan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan berjaga di pos terpadu di sejumlah titik rawan kejahatan, Selasa (7/5/2019).

Kepala Satpol PP PALI, Zulkopli SH mengatakan, bahwa penjagaan pada pos terpadu selain Satpol PP dan Linmas setempat juga melibatkan petugas gabungan, yakni Dishub, Babinsa TNI serta Bhabinkamtibmas Polri.

"Ada tujuh titik pos terpadu yang sudah dibangun Dinas Perkim PALI dan kita tunggu untuk lalukan penjagaan sebagai antisipasi terjadinya aksi begal serta kejahatan jalanan lainnya," ungkap Zulkopli.

Dari ke 7 pos terpadu di antaranya di Jalan Simpang Raja, Jerambah Besi, Simpang Suka Maju, Simpang Talang Bulang, Betung dan lainnya.

Di kawasan itu saat bulan puasa dan jelang lebaran nanti, biasanya tindak kriminalitas meningkat.

"Kita tidak ingin masyarakat takut atau was-was ketika melintas. Untuk itu kita siap siaga di saat kesibukan aktivitas masyarakat. Namun, kalau sudah larut malam, petugas kita istirahat," jelasnya.

Penjaga Malam Berusia 56 Tahun Peras Pedagang di Pasar Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI

Harga Getah Karet di Kabupaten PALI Kembali Turun, Petani dan Pembeli Saling Tahan

Asmara Subuh di Kabupaten PALI Diwarnai Perang Petasan, Aksi Balap Liar Kerap Makan Korban

Hari Pertama Puasa, Pasar Bedug di Pendopo Kabupaten PALI Masih Sepi Pengunjung

Untuk penjagaan, diakui Zulkopli bahwa telah berjalan satu bulan dan akan terus efektif setiap hari meski hari libur.

"Seterusnya akan dilakukan penjagaan di pos terpadu, jadi bukan hanya di bulan puasa saja. Untuk petugas, kita berikan honor tambahan agar kesejahteraan mereka terjamin," katanya.

Sementara, Jaja, salah satu pegawai Pemkab PALI yang setiap hari lalulalang menjalankan tugasnya melalui jalan di wilayah PALI sebagai pengawas lapangan mengatakan, bahwa sejak pos terpadu aktif, tindak kriminal perampokan di jalanan sudah tidak terdengar lagi.

"Memang sudah seharusnya pemerintah melakukan upaya dalam mewujudkan PALI yang aman.

Pasalnya, angka curas atau begal motor di wilayah PALI masih lumayan tinggi. Dan sejak efektif dijaga, begal motor sudah tidak terdengar lagi," ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved