Berita Palembang

Lantik Ketua dan Pengurus FKUB Sumsel, Herman Deru Ingatkan PR Utama adalah Kerukunan

Gubernur Sumsel H.Herman Deru melantik Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel periode 2016-2021

Lantik Ketua dan Pengurus FKUB Sumsel, Herman Deru Ingatkan PR Utama adalah Kerukunan
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H.Herman Deru melantik Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel periode 2016-2021, Sabtu (4/5/2019) malam di Griya Agung. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Gubernur Sumsel H.Herman Deru melantik Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel periode 2016-2021, Sabtu (4/5/2019) malam di Griya Agung.

Kepada pengurus baru ini Herman Deru menekankan kerukunan umat harus menjadi prioritas utama. Setelah itu barulah soal kesejahteraan. Kerukunan itu menurutnya harus dijaga dulu dalam internal masing-masing agama barulah kemudian keluar.

"PR nya (pengurus baru) adalah kerukunan, kerukunan, kerukunan. Memang kuncinya ada dua kerukunan dan kesejahteraan tapi menurut saya kerukunan adalah hal yang paling utama dan penting," tegasnya diwawancarai usai pelantikan.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru melantik Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel periode 2016-2021, Sabtu (4/5/2019) malam di Griya Agung.
Gubernur Sumsel H.Herman Deru melantik Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel periode 2016-2021, Sabtu (4/5/2019) malam di Griya Agung. (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Dikatakannya Provinsi Sumsel sebenarnya tidak ada bakat konflik, namun demikian tetap harus waspada menjaga kerukunan itu dengan garda terdepan yakni FKUB. Forum ini dinilainya bisa menjadi alat pendeteksi kondisi keumatan yang ada.

Mengenai kepengurusan baru ini, Iapun yakin merupakan orang-orang pilihan dan handal menyikapi semua kondisi di Sumsel. Ia juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pengurus karena masih peduli dan mau diberi jabatan ini.

" FKUB adalah jabatan pengabdian karena mereka tidak pernah tanya honor berapa. Saya terima kasih sekali mereka ini masih mau. FKUB ini bagi saya prioritas karena fungsinya seperti jantung. Bagaimana masyarakat mau nyaman kalau tidak ada kerukunan. Makanya bagi saya ini penting sekali," tambahnya.

Tantangan yang harus dihadapi pengurus saat ini pun diakuinya tidak mudah. Terlebih masyarakat Sumsel ini sangat heterogen. Dengan segala perbedaan yang ada melalui FKUB ia menginginkan Sumsel tetap bersatu, rukun dan damai.

" Intinya saya ingin kalau senang kita komunikasi. Ada masalah pun kita harus tetap komunikasi. Karena bagi saya tidak ada yang lebih berharga daripada kerukunan " tandasnya.

Sementara itu Ketua FKUB Sumsel yang baru dilantik K.H Mal'an Abdullah, menjelaskan bahwa pelantikan ini adalah amanah bagi dirinya dan semua pengurus yang dilantik.

Ia memaparkan bahwa pesan dasar forum ini adalah kerukunan dan kesejahteraan. Kedua hal itu menurutnya bukan hanya harus sejalan tapi senapas agar tercipta kerukunan yang otentik dan sejati.

Halaman
12
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved