Berita Pagaralam

Hari Pertama Bulan Ramadan 1440 H, Kota Pagaralam Diguncang Gempa

Hari pertama bulan suci Ramadan masyarakat Kota Pagaralam dikejutkan dengan guncangan gempa bumi.

Hari Pertama Bulan Ramadan 1440 H, Kota Pagaralam Diguncang Gempa
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Terlihat Gunung Api Dempo (GAD) dari wilayah Kabupaten Empat Lawang. Dari wilayah tersebut terlihat jelas kawah dari GAD. 

Laporan wartawan sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Hari pertama bulan suci Ramadan masyarakat Kota Pagaralam dikejutkan dengan guncangan gempa bumi.

Meskipun tidak begitu lama, namun getaran gempa bumi tetrsebut sempat membuat warga berlari keluar rumah.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Senin (6/5/2019) dari catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada Senin sore (6/5/2019) pukul 15.20 WIB. Pusat Gempa berada di laut, tepatnya di 26 KM arah barat daya Enggano dengan kedalaman 10 KM.

Koordinat gempa berada di 5,40 derajat Lintang Selatan (LS) dan 102,04 derajat Bujur Timur (BT). Gempa tersebut tercatat berkekuatan 5,1 SR.

Petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) Pagaralam, Megian membenarkan jika sudah terjadi gempa bumi di Kota Pagaralam.

7 Peristiwa Dalam Alquran yang Terbukti Nyata Secara Ilmiah, No Terakhir Tentang Fungsi Gunung

Video Gubernur Sumsel Herman Deru Tarawih Perdana di Griya Agung, Himbau Warga Jalin Silaturahmi

Deretan Artis Hollywood Ini Juga Jalankan Ibadah Puasa Ramadhan, No 5 Pernah Tampil di Indonesia!

"Ya kita rasakan ada gempa bumi di Pagaralam. Hal ini juga tercatat di alat siesmograf. Kekuatannya yaitu II MMI," katanya.

Ditegaskannya, meskipun gempa tersebut terasa di Kota Pagaralam, namun gempa bukan berasal dari aktivitas GAD Pagaralam, melainkan berpusat di kawasan Provinsi Bengkulu.

"Gampa bumi bukan dari aktivitas Gunung Api Dempo. Namun berpusat dari kawasan pulau Engano provinsi Bengkulu. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," tegasnya.

Pihak Pos Pemantau GAD menjelaskan saat ini kondisi GAD berada diposisi aktif normal. Meskipun sebelumnya hampir satu tahun lebih GAD berada dilevel II yaitu Waspada.

"Saat ini GAD sudah kembali normal. Hanya ada aktivitas-aktivitas biasa yang tercatat di alat siesmograf," katanya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved