Pasal Absensi Kerja , Kakak Beradik Habisi Nyawa Mandor

Saat itu korban menghampiri saksi Ruslizar dengan menanyakan prihal absensi kerja, pada saat bersamaan juga datang salah satu pelaku Isbullah yang mer

Pasal Absensi Kerja , Kakak Beradik Habisi Nyawa Mandor
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Pelaku penggeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia Amrullan ketika diamankan di Polres Muba. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU --Malang nasib yang dialami oleh mandor pada sebuah perusahaan PT Lonsum yang berada di Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yakni Artas bin Ardedi (30). Korban harus meregang nyawa setelah dikeroyok dua saudara yakni Amrullah (34) dan Isbullah, akibatnya korban meninggal dunia setelah menerima luka bacokan di sekujur tubuh, Sabtu (4/5/19) sekitar pukul 06:30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian Polsek Plakat Tinggi, peristiwa yang merenggut nyawa korban yang merupakan warga desa Bangun Harjo (sp-6) Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba ini, bermula ketika korban memimpin apel dilapangan untuk bekerja di Devisi 2 PT Lonsum, wilayah desa Sukajaya, Kecamatan Plakat Tinggi, Muba.

12 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka, Pasca Kerusuhan di Kantor Bawaslu Kabupaten PALI

Saat itu korban menghampiri saksi Ruslizar dengan menanyakan prihal absensi kerja, pada saat bersamaan juga datang salah satu pelaku Isbullah yang merupakan adik dari Amrullah dan datang marah-marah terhadap korban. 

"Ngape nga marah-marah dengan koyongku," ujar Isbullah ketika berdebat dengan korban.

Cek-cok mulut tersebut langsung dilerai oleh saksi, namun tiba-tiba pelaku Amrullah datang dan tanpa aba-aba langsung membacok ke arah muka korban menggunakan golok.  Kemudian pelaku Isbullah mengeluarkan celurit dari dalam jaket dan membacok korban pada bagian punggung.

Akibat dari serangan membabi buta tersebut korban tersungkur jatuh dan tak sadarkan diri, usai melakukan pengeroyokan kedua pelaku langsung melarikan diri berboncengan menggunakan sepeda motor.

Saksi dan pekerja lainnya langsung mengevakuasi korban ke Puskemas terdekat, dikarenakan luka yang sangat serius pada bagian muka dan punggunh menyebabkan korban meninggal dunia pada saat dalam perjalanan.

Karena Cuaca , Hilal di Palembang Tak Terlihat . Kemenag Sumsel Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Besok

KPU Selalu Sodori Form DB2 Setiap Saksi Parpol Interupsi Keberatan

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kapolsek Plakat Tinggi Iptu Suventri, mengatakan pihaknya mendapat laporan atas peristiwa tersebut dan langsung menerjunkan anggota turun untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.

"Ya, korban telah meninggal dunia setelah di evakuasi untuk mendapatkan pertolongan pertama. Korban meninggal dunia setelah dilakukan pengeroyokan terhadap kerua pelaku menggunakan sejata tajam celurit dan golok,"kata Suventri.

Usai melakukan pemeriksaan dan olah TKP diketahui keberadaan salah satu pelaku di Kecamatan Sanga Desa. Setelah pihaknya berkordinasi dengan Polsek Sanga desa untuk mengadakan pendekatan dengan keluarga, akhirnya pukul 15.15 WIB hari yang sama pelaku diserahkan oleh pihak keluarga. 

Pantau Harga Bahan Pokok, YLKI Lahat Dapati Harga Bawang Putih Rp100 Ribu Perkilo

Kabar Bahagia Ulama Aa Gym Nikahkan Ghefira Nur Fatimah, sang Anak Tulis Pesan Haru Pernikahan

"Untuk pelaku Amrullah sudah berhasil kita amankan, sementara pelaku Isbullah masih dalam pengejaran. Dari tangan Amrullan kita berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor, 1 tas warna hitam  topi, jaket dan 1 bilah golok gagang kayu warna kuning. Pelaku saat ini telah diamankan di Polres Muba dan Isbullah masih dalam tahap pengejaran,"jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved