Karena Cuaca , Hilal di Palembang Tak Terlihat . Kemenag Sumsel Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Besok

Kakanwil Kemenag Sumsel, Al-Fajri Zabidi mengatakan pihaknya telah melakukan Rukyatul hilal untuk mendukung penetapan 1 Ramadan 1440 Hijriyah.

Karena Cuaca , Hilal di Palembang Tak Terlihat . Kemenag Sumsel Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Besok
SRIPOKU.COM/Yandi Triansyah
Kakanwil Kemenag Sumsel, Al-Fajri Zabidi saat memantau hilal di Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (5/5) di Jalan POM IX Palembang. 

Laporan wartawan sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- 1 Ramadhan jatuh pada Senin (6/5). Mengingat hilal sudah di atas dua derajat. Namun hilal di Palembang sendiri tidak dapat dilihat karena pengaruh cuaca dan bisa dipastikan tahun ini puasa kembali berbarengan dengan Muhammadiyah yang sebelumnya sudah lebih dulu menerapkan 1 Ramadan pada 6 Mei 2019.

Kakanwil Kemenag Sumsel, Al-Fajri Zabidi mengatakan, tepat pukul 17:57:58 saat terbenam matahari di Palembang sesuai dengan petunjuk dari Menteri Agama RI, pihaknya telah melakukan Rukyatul hilal untuk mendukung penetapan 1 Ramadan 1440 Hijriyah.

"Matahari terbenam pada pukul 17:58:40 WIB ketinggian hilal di Palembang pada sore ini 5 derajat 46 menit 27 detik di atas ufuk mar'i," kata Al-Fajri, Minggu (5/5) seusai Rukyatul Hilal di Hotel Aryaduta Palembang Jalan POM IX Palembang.

Masjid Agung SMB 2 Siap Tampung Ribuan Jemaah Tarawih Nanti

Baca Amalan Ini di Malam Pertama Bulan Ramadhan, Insya Allah tak Terasa Haus Selama Puasa Ramadan

Fajri mengatakan,   sudut putar dari arah Barat hingga Timur (azimut) matahari terbenam 16 derajat 12 menit 22 detik di Utara titik barat dan azimut bukan terbenam 13 derajat 48 menit 21 detik di Utara titik barat.

"Pada saat matahari terbenam menurut hisab hilal sudah di atas ufuk maka hilal sore ini ada kemungkinan dapat di rukyat," kata dia.

Berikut Doa Buka Puasa Ramadan yang Benar Menurut Penjelasan Ustad Abdul Somad

Jadi Ibadah Sunnah, Shalat Tarawih Ternyata Punya Banyak Kebaikan, Jangan sampai Disia-siakan!

Fajri mengatakan, hasil rukyat sore ini langsung pihaknya sampaikan kepada kemenag RI untuk menjadi bahan penetapan 1 Ramadan 1440 Hijriyah.

"Oleh karena itu penetapan 1 Ramadan 1440 Hijriyah yang ada kaitannya dengan memulai ibadah puasa Ramadan 1440 Hijriyah tetap menunggu hasil sidang itsbat," kata. 

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved