Berita PALI

12 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka, Pasca Kerusuhan di Kantor Bawaslu Kabupaten PALI

Total dari 25 warga yang diamankan pasca kerusuhan di Kantor Bawaslu Kabupaten PALI pada Jumat (3/5/2019) kemarin

12 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka, Pasca Kerusuhan di Kantor Bawaslu Kabupaten PALI
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Massa aksi saat berorasi di depan Kantor Bawaslu Kabupaten PALI, Jumat (3/5/2019) lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Total dari 25 warga yang diamankan pasca kerusuhan di Kantor Bawaslu Kabupaten PALI pada Jumat (3/5/2019) kemarin, saat ini 12 orang diantaranya statusnya sudah ditingkatkan sebagai tersangka.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juono melalui Kasubag Humas Polres Muaraenim, Ipda Yarmi mengatakan, dari hasil pemeriksaan warga yang diamankan ke Polres Muaraenim, saat ini pihaknya sudah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka termasuk koordinator aksi massa.

"Kita sudah menetapkan 12 orang statusnya sebagai tersangka, sisanya masih statusnya sebagai saksi," ungkap Ipda Yarmi, Minggu.

Demo di Depan Kantor Bawaslu Kabupaten PALI Ricuh, Diwarnai Hujan Batu, Polisi dan TNI Jadi Korban, Jumat (3/5/2019).
Demo di Depan Kantor Bawaslu Kabupaten PALI Ricuh, Diwarnai Hujan Batu, Polisi dan TNI Jadi Korban, Jumat (3/5/2019). (SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA)

Sesuai pasal 170 kasus pengeroyokan dan pelaku penganiayaan yang menyebabkan beberapa anggota Polri-TNI terluka.

Beruntung, meski ada beberapa anggota Polri-TNI yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit, saat ini semuanya sudah diperbolehkan pulang.

"Jika statusnya sudah tersangka, maka akan segera dikeluarkan surat untuk penahanan," jelas dia.

Menurut Yarmi, saat ini pihaknya masih dalam tahap pengembangan kasus pasca kerusuhan terjadi.

"Kita masih terus kembangkan dan akan memanggil semua pihak yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut," ujarnya.

Terpisah, Iptu Alpian, Kapolsek Penukal Abab yang terluka saat kerusuhan terjadi memberikan kesaksiannya bahwa massa saat itu melempari petugas menggunakan batu.

"Leher saya terkena batubata sampai bengkak dan saat ini masih terasa sakit, tetapi tidak lagi dirawat di rumah sakit. Saat kejadian, kami telah berupaya menenangkan masa, tetapi masa semakin beringas, kemudian terjadi kerusuhan itu," jelasnya.

UPDATE TERBARU 7 dari 30 Tahanan Polresta Palembang Kabur Sudah Ditangkap, Diimbau Serahkan Diri

Rusuh di PALI Diduga Didalangi Keluarga Caleg tak Terpilih, Ini Komentar Plt Kepala Kesbangpol PALI

Rekap DA 1 Plano di Sembilan Kecamatan, Prima Salam Tembus 24.327 Suara

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved