Berita Ogan Ilir

Petugas Saksi dari Salah Satu Caleg Laporan PPK Indralaya Selatan ke Bawaslu Ogan Ilir

Dua orang petugas saksi dari salah satu Calon Legislatif (Caleg) mendatangi Divisi Pengaduan Badan Pengawas Pemilh (Bawaslu) Kabupaten OI.

Petugas Saksi dari Salah Satu Caleg Laporan PPK Indralaya Selatan ke Bawaslu Ogan Ilir
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Ogan Ilir menyerahkan surat laporan pengaduan yang disampaikan oleh saksi mengenai laporan dugaan indikasi penggelembungan suara serta penyalahan prosedur. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKu.COM, INDRALAYA--Bertepatan dengan pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Sumsel dan DPRD Kabupaten yang saat ini masih berlangsung di kantor KPU Kabupaten OI Jalintim Km 35 Indralaya-Kayuagung.

Setidaknya, dua orang petugas saksi dari salah satu Calon Legislatif (Caleg) mendatangi Divisi Pengaduan Badan Pengawas Pemilh (Bawaslu) Kabupaten OI.

Kedatangan dua orang saksi yang berasal dari Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, Jumat (3/5) guna melaporkan indikasi dugaan terjadinya penggelembungan suara dan dugaan penyalahan prosedur yang terjadi di TPS 03 Desa Meranjat III Kecamatan Indralaya Selatan.

Dengan melampirkan formulir C1 DPRD Kabupaten OI, Rama Saputra yang merupakan saksi dari salah satu Caleg Dapil I Indralaya Selatan Amirul Mukminin seketika langsung menghadap bagian divisi hukum dan penindakan pelanggaran Bawaslu Karlina.

Saksi Rama Saputra melaporkan dugaan pelanggaraan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Indralaya Selatan.

"Kami datang kesini untuk melaporkan dugaan peggelembungan suara dan penyalahan prosedur yang dilakukan oleh petugas PPK Indralaya Selatan," ujar Rama Saputra.

Ia menjelaskan, pertama untuk dugaan indikasi penggelembungan suara yakni ketidaksinkronan antara jumlah data pemilih dari saksi dengan data yang didalam formulir C1.

Beli Nasi Goreng di Bawah Ampera, Tas Salsadila Dirampas Jambret

Saksi Kesal, Laporkan PPK SU2 Tolak Buka Kotak Suara

Larang Wartawan Meliput, Oknum PPK Tebingtinggi Dilaporkan Ke Polisi

Dimana, data yang ada didalam form C1 DPRD Kabupaten untuk Dapil I Indralaya Selatan TPS O3 Desa Meranjat III, pengguna hak pilih berjumlah 226.

Selanjutnya setelah ditotalkan menjadi 188 suara serta ditambah suara yang tidak sah berjumlah 13 suara.

"Total semestinya itu 201. Akan tetapi kenyataannya jumlah pengguna hak pilih yang mencoblos 226. Tentu saja, ini sangat merugikan, karena ada 15 suara yang hilang. Jadi kami datang ke kantor Bawaslu untuk melapor sembari mempertanyakan suara yang tidak sinkron ini," tutur Rama Saputra.

Dugaan pelanggaran kedua, ia menambahkan yakni menurutnya antara C1 saksi dengan C1 hologram, pihak penyelenggara PPK Indralaya Selatan hanya dapat membuktikan C1-nya melalui dokumen photo yang ada di PPK tanpa membuka C1 pleno yang ada di tabung.

"Kami harapkan kepada pihak Bawaslu Ogan Ilir untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran indikasi penggelembungan suara serta dugaan penyalahan prosedur yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu dalam hal ini PPK Indralaya Selatan," ujar Rama Saputra.

Menanggapi pengaduan tersebut, saat dikonfirmasi Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar didampingi Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Karlina menerangkan, laporan pengaduan tersebut bernomor 010/LP/PL/2019 sudah diterima oleh pihaknya.

"Selanjutnya Bawaslu OI akan melakukan pengkajian ulang yang disampaikan oleh pelapor. Sampai dengan saat ini sudah ada 11 laporan masuk mengenai dugaan pelanggaran dengan berbagai modus yang bervariatif. Namun pada prinsipnya, semua laporan yang masuk akan kita lakukan pengkajian ulang," jelas Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu OI.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved