Perolehan Suara Novrianto, Caleg dari Partai Nasdem Berkurang 50

Perolehan Suara Novrianto, Caleg dari Partai Nasdem Berkurang 50. Dari data Novrianto yang diperoleh sebanyak 61 suara, malah ditulis direkap 11 suara

Perolehan Suara Novrianto, Caleg dari Partai Nasdem Berkurang 50
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Keberatan dari saksi Partai Nasdem terhadap calegnya yang suaranya hilang disampaikan pada rapat pleno di ruangan Aula Demokrasi KPU Palembang, Kamis (2/5/2019). 

Perolehan Suara Novrianto, Caleg dari Partai Nasdem Berkurang 50

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hari ketiga penghitungan perolehan suara pemilu serentak tahun 2019 di tingkat kota Palembang dilanjutkan pembacaan rekapitulasi di tingkat Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kamis (2/5/2019).

Di PPK kecamatan ini terjadi masalah yakni suara caleg hilang.

Pantauan Sripoku.com, puluhan peserta rapat pleno hadir di ruangan Aula Demokrasi KPU Palembang guna melanjutkan rekapitulasi perolehan suara calon anggota DPRD Provinsi yang dibacakan oleh PPK Alang-alang Lebar.

Situasi berubah saat pembacaan perolehan suara Novrianto dari Partai Nasdem. Suara Novrianto berkurang 50.

"Kami sangat keberatan atas hal ini. Dari data Novrianto yang diperoleh sebanyak 61 suara, malah ditulis direkap 11 suara," ujar A Fachlepie ST saksi Partai Nasdem kepada Sripoku.com.

"Kejadian tersebut terjadi di TPS 42 Alang-alang Lebar. Maka dari itu hari ini di tingkat KPU kota Palembang kami ingin permasalahan ini selesai. Kami mengusulkan C1 pleno agar bisa dibuka," ujar A Fachlepie.

Namun menurut Ketua KPU Kota Palembang, H Eftiyani SH bahwa sesuai prosedur C1 pleno tidak bisa dibuka.

Jadi bila saksi partai keberatan harap mengisi form DB 2 untuk dilanjutkan permasalahan tersebut di tingkat provinsi.

Pernyataan itu sontak memancing saksi lain mempertanyakan pernyataan Ketua KPU kota Palembang.

"Jika selalu persoalan atau keberatan dari saksi diselesaikan seperti itu terus lalu apa tugas KPU menghitung?

Buat apa kami saksi-saksi ada di sini kalau pernyataan sikap seperti itu terus," ujar Rubi, saksi Partai Golkar.

Ia berharap setiap permasalahan di PPK bisa diselesaikan di sini bukan melanjutkan ke MK ataupun ke KPU Provinsi.

Menanggapi semua pernyataan tersebut Ketua KPU Kota Palembang akhirnya menskor rapat pleno selama 2 jam.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved