Atasi Sampah Yang Menumpuk; Pemkab OI Jalin Kerjasama Terapkan Jasa Sampah Online

Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengharapkan dengan adanya kerjasama dengan Jasa Sampah Online (JSO) semoga dapat membuat lingkungan menjadi bersih.

Atasi Sampah Yang Menumpuk; Pemkab OI Jalin Kerjasama Terapkan Jasa Sampah Online
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Sampah eks lokasi pasar Indralaya di lapangan Torpedo nampak berserakkan. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Menumpuknya sampah dari sisa aktivitas pasar di lapangan Torpedo Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), membuat pemerintah setempat berupaya menjalin kerjasama dengan pihak Jasa Sampah Online (JSO) yang nantinya akan mengangkut sampah-sampah baik sampah organik maupun sampah anorganik.

Upaya ini terlihat pada Selasa (29/4), Pemda setempat menggelar penandatanganan MoU kerjasama pengelolaan sampah di ruang rapat Bupati OI Tanjung Senai Indralaya. Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengharapkan dengan adanya kerjasama dengan Jasa Sampah Online (JSO) semoga dapat membuat lingkungan menjadi bersih.

"Diharapkan juga kepada Kepala OPD Pemkab OI agar dapat bekerjasama untuk mengumpulkan dan memilah sampah yang ada, antara sampah organik dan sampah anorganik," ujar Bupati HM Ilyas Panji Alam.

Sistem kerja JSO atau Jasa Sampah Online ini yakni dengan cara sampah-sampah baik sampah organik maupun sampah anorganik dikumpulkan terlebih dahulu. Sampah-sampah tersebut baik yang berasal dari luar Pemda maupun disekitar lingkungan Pemda Kabupaten OI.

 Selanjutnya, pihak Jasa Sampah Online akan membeli sampah itu. Selanjutnya, hasil dari penjualannya akan di kumpulkan dan diberikan kepada Baznas OI agar dana tersebut bisa di olah untuk Masyarakat Kab OI.

Berdasarkan pantauan, tepatnya di Lapangan Torpedo Indralaya yang merupakan eks lokasi pasar inpres, nampak terlihat sampah-sampah berserakkan yang sudah menimbulkan aroma tak sedap.

Menurut Ridwan (30), warga Indralaya mengaku bila sampah-sampah tersebut dibiarkan saja terbengkalai sesudah dilakukannya pemindahan pedagang ke lokasi semula yang berjarak lebih kurang tiga kilometer.

 "Eks lokasi pasar yang berlokasi di lapangan terpedo Indralaya setelah dipindahkan kembali ke semula di pasar Induk Indralaya. Iy seharusnya dibersikan seluruh sampah yang ada, jangan dibiarkan saja kotor berserakan dimana-mana sampah.

 Lokasi ini termasuk bagian dalam kota Indralaya dan dan daerah pemukiman m

===

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved