Pemilu 2019

Tercatat 16 KPPS Sebagai Pahlawan Demokrasi Meninggal di Sumsel Bakal Terima Santunan

TPS yang meninggal dunia di Sumsel merupakan pahlawan demokrasi bakal mendapatkan santunan dari negara.

Tercatat 16 KPPS Sebagai Pahlawan Demokrasi Meninggal di Sumsel Bakal Terima Santunan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ/HANDOUT
Dra Kelly Mariana dan Surat Edaran Menteri Keuangan RI tentang Usulan Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) Santunan Kecelakaan Kerja Penyelenggara ad hoc Pemilu 2019. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Hingga kini setidaknya tercatat 16  petugas penyelenggara pemilu ditingkat Kelompok Penyelenggara Pemilu (KPPS) atau TPS yang meninggal dunia di Sumsel merupakan pahlawan demokrasi bakal mendapatkan santunan dari negara.

"Ini ada Surat Edaran Menteri Keuangan RI Nomor: S-316/MK.02/2019 tentang Usulan Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) Santunan Kecelakaan Kerja Penyelenggara ad hoc Pemilu 2019 Tertanggal 25 April 2019.

Seperti untuk petugas yang meninggal santunannya Rp 36 juta. Untuk syarat bagi penerima santunan diatur dengan juknis yang ditetapkan Ketua KPU RI yang sekarang dalam proses penyelesaian," ungkap Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana seraya menunjukkan Surat Edaran Menkeu RI, Senin (29/4/2019).

Surat Edaran Menteri Keuangan RI Nomor: S-316/MK.02/2019 berisikan tentang Usulan Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) Santunan Kecelakaan Kerja Penyelenggara ad hoc Pemilu 2019 Tertanggal 25 April 2019.

Isinya menyatakan, sehubungan dengan surat Ketua KPU RI No: 688/KU.01.1-SD/01/IV2019, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani A menyatakan pada prinsipnya dapat menyetujui dengan rincian santunan untuk yang meninggal dunia setia jiwanya mendapat Rp 36 juta. Petugas yang cacat permanen mendapatkan Rp 30.800.000. Yang luka berat mendapatkan Rp 16.500.000. Sedangkan yang luka sedang mendapat Rp 8.250.000.

Dana Sekitar Rp.40 Milyar Disiapkan KPU Untuk Santunin Petugas KPPS Yang Meninggal dan Sakit

Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Wagub Mawardi Sampaikan Pengantar LKPJ Gubernur Sumsel TA 2018

Besaran santunan berlaku sejak Januari 2019 untuk petugas ad hoc KPU hingga berakhirnya massa kerja sesuai SK pelantikan/pengangkatan yang bersangkutan.

Menurut Kelly Mariana, para petugas pemilu yang meninggal dunia tersebut mayoritas bertugas di tingkat KPPS, diduga karena kelelahan, sakit atau kecelakaan selama bertugas.

"Jumlah yang meninggal per hari ini 29 April ada 16 orang. Sebagian besar karena kelelahan, sebagian memang ada penyakit lantas kelelahan dan sebagainya," kata Kelly.

Belanjakan Upal di Warung Kecil, 2 Pencetak dan Pengedar Uang Palsu di Lahat Ditangkap Polisi

Ustaz Arifin Ilham Akui Sudah Pesan Kuburan & Kain Kafan, Minta Maaf Belum Bisa Kembali Berdakwah

Inilah 16 petugas KPPS yang meninggal di Sumsel:

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved