Berita Ogan Ilir

BNNK Ogan Ilir Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kampus Unsri Indralaya

Kali ini tim pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Badan Narkotika Nasional Kabupaten BNNK) Ogan Ilir (OI), Minggu lagi (28/4) pukul 08.00

BNNK Ogan Ilir Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kampus Unsri Indralaya
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
BNNK Ogan Ilir melakukan sosialisasi P4GN di lingkungan Kampus Unsri Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA-- Setelah sebelumnya melakukan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan masyarakat umum, pelajar serta kalangan pekerja.

Kali ini tim pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir (OI), Minggu lagi (28/4) pukul 08.00 menggelar sosialisasi bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang di lingkungan kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya Kabupaten OI.

Tujuan kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya tindakan pencegahan, pemberantasan, dan penyalahgunaan narkoba (P4GN) yang saat ini dilakukan secara terus-menerus berkesinambungan.

Dengan harapan agar generasi muda khususnya kalangan pelajar, mahasiswa agar terhindar dari bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang.

Mengingat saat ini, narkoba tidak hanya menjerumuskan masyarakat umum saja, melainkan narkoba telah mewabah di lingkungan orang-orang terdidik, mulai dari kaum pelajar, pegawai, hingga kalangan pejabat.

"Maka dari itu, melalui upaya-upaya dalam bentuk sosialisasi akan bahayanya narkoba diharapkan dapat mencegah tindakan penyalahgunaan narkoba, khususnya kali ini kita sosialisasikan di kalangan pelajar," kata Kepala BNNK OI AKBP Irfan Arsanto SSos didampingi Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Rulyadi, Minggu (28/4) disela-sela giat sosialisasi.

Berdasarkan pantauan, sosialisasi P4GN yang dilakukan yakni menggunakan sebuah kendaraan Dinas warna biru berlambangkan BNN. Mobil tersebut berlalulalang disekitaran lingkungan kampus Unsri Indralaya.

Selanjutnya, menggunakan pengeras suara "TOA" petugas BNNK memberikan suara isyarat bila narkoba itu sangat membahayakan kesehatan merusak sistem saraf pada tubuh, mengakibatkan ketergantungan. Disamping itu pula dapat mengancam masa depan generasi penerus.

"Sudah banyak rumah tangga hancur akibat narkoba, seperti perceraian, harta benda yang habis. Bahkan mengarah kepada tindakan-tindakan kriminal seperti pencurian demi memperoleh narkoba. Tentu itu, sangat tidak dibenarkan. Ayo rekan-rekan sekalian, mulai saat ini kita perangi narkoba," seru petugas sosialisasi P4GN BNNK Ogan Ilir.

Menurut Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK OI Rulyadi, diharapkan agar informasi ini dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat. Sehingga tercipta lingkungan yang sehat, dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

"Dan kepada masyarakat yang sudah terlanjur memakai, dianjurkan untuk segera melaporkan diri ke Klinik BNNK Ogan Ilir agar bisa di rehabilitasi atau di obati.

Jika ada pemakai ataupun bandar narkoba silakan melapor. Identitas pelapor akan kami rahasiakan," tegas Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK OI.

Nikah dengan Duda di Usia 21 Tahun, Begini Kehidupan Artis Ini, Jangan Kaget Tahu Jumlah Anaknya

Gayanya Bak Sosialita, 6 Artis Ini Ternyata Dikabarkan Terlilit Utang No 5 Miliaran hingga Meninggal

Download MP3 Kumpulan Lagu Campur Sari Original & Koplo Populer, Mulai Didi Kempot hingga Manthous

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved