Pemilu 2019

Dianggap tak Dukung Gugatan Calegnya terhadap Hasil Pleno PPK, Ini Tanggapan Ketua DPC PKB Pagaralam

Dianggap tak Dukung Gugatan Calegnya terhadap Hasil Pleno PPK, Ini Tanggapan Ketua DPC PKB Pagaralam

Dianggap tak Dukung Gugatan Calegnya terhadap Hasil Pleno PPK, Ini Tanggapan Ketua DPC PKB Pagaralam
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Alpian Maskoni SH, Ketua DPC PKB Kota Pagaralam yang sekaligus Walikota Pagaralam 

Dianggap tak Dukung Gugatan Calegnya, Ini Tanggapan Ketua DPC PKB Pagaralam

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Herly Yohanes, salah satu Calon Legislatif (Caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil III Pagaralam Utara dengan nomor urut 2 menggugat hasil pleno tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) karena dinilai terdapat sejumlah kejanggalan.

Gugatan tersebut dilakukan karena menganggap ada yang janggal serta indikasi kecurangan terhadap hasil yang mereka terima sehingga mempengaruhi hasil akhir dan berdampak tidak masuknya PKB kedalam rangking parpol di Dapil tersebut.

Informasi Sripoku.com, Sabtu (27/4/2019) menyebutkan, saat ini Caleg PKB nomor urut 2 Herli Yohanes mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Pemilu) Bawaslu Kota Pagaralam untuk membuka kotak suara dan dilakukan penghitungan ulang.

Caleg PKB dapil III Kota Pagaralam, Harumin Tado mengatakan, dirinya sampai saat ini masih mempertanyakan dan menunggu kenapa saat calegnya berjuang untuk mendapatkan keadilan justru orang-orang PKB tidak melakukan pendampingan.

"Kami heran jika sampai saat ini kader lain PKB tidak ikut berjuang bersama kami. Pasalnya yang kita perjuangkan ini bukan hanya keadilan dan soal perolehan suara saja, tapi juga berjuang untuk nama besar PKB," katanya saat menghubungi sripoku.com, Sabtu (27/4/2019).

Tado mengatakan, apa yang diperjuangkan oleh Herli Yohanes saat ini bukan soal menang atau kalah, namun upaya mencari kebenaran dan menegakkan keadilan.

"Kalaupun nanti hasilnya tetap tidak berubah dan masih dinyatakan kalah, kami akan terima. Namun apa yang menjadi gugatan kami juga harus diterima. Makanya kami pertanyakan orang-orang PKB Pagaralam ini dimana, kok diam saja," tegasnya.

Terkait masalah ini Ketua DPC PKB Kota Pagaralam yang sekaligus Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni angkat bicara.

Dikatakannya pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu).

"Sejak ada laporan adanya kader kami yang melihat ada kejanggalan dalam hasil pleno ditingkat PPK saya sudah memberikan mandat kepada ketua DPCB Kecamatan Pagaralam Utara untuk mengawal langsung jalannya pleno.

"Semua mandat sudah kami berikan kepada ketua DPC PKB Kecamatan Pagaralam Utara. Bahkan saya sendiri turun langsung melihat jalannya pleno rekapitulasi di PPK Pagaralam Utara," katanya.

Terkait adanya isu bahwa ketua PKB Pagaralam tidak peduli dengan masalah kadernya yang sedang melakukan gugatan itu tidak benar.

"Saya sudah melakukan hal yang sesuai dengan kapasitas saya sebagai ketua DPC PKB. Namun jika saya harus ikut dalam aksi dan harus ikut terjun kelokasi saya nilai juga tidak terlalu pas. Karena selain sebagai ketua partai saya juga adalah walikota," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved