Berita Ogan Ilir

Komplek Perumahan Taman Gading Kelurahan Timbangan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Tergenang Air

Intensitas curah hujan meningkat sejak Kamis sore hingga malam hari (25/4) menyebabkan sebagian rumah penduduk mulai tergenang air.

Komplek Perumahan Taman Gading Kelurahan Timbangan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Tergenang Air
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Hujan deras mengguyur kawasan Indralaya dan sekitarnya menyebabkan warga yang bermukim di Komplek Perumahan Taman Gading Indralaya Kabupaten Ogan Ilir tergenang banjir. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Intensitas curah hujan meningkat yang terjadi sejak Kamis sore hingga malam hari (25/4) menyebabkan sebagian rumah penduduk mulai tergenang air.

Genangan air hampir mencapai ketinggian lima centimeter khususnya di Komplek Perumahan Taman Gading Kelurahan Timbangan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Menurut Prima (38) warga setempat mengaku bila banjir tersebut diduga disebabkan kondisi saluran air yang tidak begitu memadai.

Sehingga mengakibatkan air tersebut tidak lancar mengalir. "Air tidak hanya menggenangi bagian jalan saja. Namun air juga nyaris masuk keseluruh bagian rumah," sesalnya, Kamis (25/4).

Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Perguruan Tinggi di Palembang Beri Dukungan ke Penyelenggara Pemilu

KPU Berikan Sanksi Kepada Anggota KPPS TPS 10 Desa Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing Muaraenim

Bawaslu Tindak Lanjuti Laporan Caleg PAN , Mengenai Selisih Perolehan Suara Dan Beda Tanda Tangan

Ia mengaku, selama belasan tahun Komplek Perumahan ini dibangun baru sekarang mengalami kebanjiran sampai nyaris masuk ke pekarangan rumah.

Setelah ditelusuri ternyata penyebabnya adalah parit berukuran besar yang berada di belakang komplek perumahan ditutup dengan alasan mengenai tanah orang lain.

Menurut Wid warga lainnya mengatakan, penyebab banjir tersebut dikarenakan tidak tersedianya drainase atau buruknya sanitasi.

"Dan yang kebanjiran ini tidak lebih dari 10 rumah karena daerahnya rendah dan tidak adanya aliran parit besar. Persoalan ini harus diselesaikan, kalau tidak banjir akan kembali terjadi,” jelasnya.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved