Cerita Caleg DPRD Kabupaten di Sumsel Ungkap Seramnya Serangan Fajar Sang Rival Gembosi Suaranya

Cerita Caleg DPRD Kabupaten di Sumsel Ungkap Seramnya Serangan Fajar Sang Rival Gembosi Suaranya

Cerita Caleg DPRD Kabupaten di Sumsel Ungkap Seramnya Serangan Fajar Sang Rival Gembosi Suaranya
Istimewa
Cerita Caleg DPRD Kabupaten yang Ungkap Seramnya Serangan Fajar Sang Rival Gembosi Basis Suaranya 

Cerita Caleg DPRD Kabupaten di Sumsel, Ungkap Seramnya Serangan Fajar Sang Rival Gembosi Suaranya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Cerita Caleg (calon legislatif) DPRD Kabupaten/kota yang Ungkap Seramnya Serangan Fajar dari caleg rival atau pesaingnya lebih menarik lagi.

Sebab, serangan fajar itu justru mampu Gembosi Basis Suaranya di salah satu daerah yang selama ini sudah lama dia bina.

Cerita sang caleg yang tidak ingin disebut namanya ini, justru serangan fajar diangganya lebih seram dibalik kisah, banyaknya petugas KPPS dan keamanan yang meninggal.

Diakui Pria yang merupakan petugas salah satu Parpol ini, dibalik itu, pertarungan di Calon Legislatif (Caleg) di tingkat kabupaten/kota lebih seram lagi, money politik (Politik uang) justru berseliweran dan anehnya masyakarat justru mampu dipengaruhi dan disuap dengan uang kisaran Rp100 ribu hingga 200 ribu.

Meski pria bertubuh tegap tidak menyesali mengapa warga yang selama ini dia bina selama hampir 5 tahun itu, membelot dalam hitungan jam, namun dengan nada sedikit lesu dia bertutur.

"Ya begitulah, meski sudah kita bina selama 5 tahun, tetapi hal itu akan pupus hanya dengan serangan fajar atau pemberian uang sebesar Rp200 ribu per kepala," ujarnya.

Padahal, diakui pria yang juga pengusaha ini, selama tahun dia membangun dan memperjuangkan salah satu kawasan di perairan di Banyuasin itu, terutama membangun jalan yang menjadi akses Desa dengan memperjuangkannya lewat APBD di DPRD kabupaten Banyuasin,

Serta membantu membangun beberapa fasilitas, namun hal itu tidak ada artinya ketika caleg saingannya datang memberikan amplop kepada warga.

"Ini saya hanya bercerita saja, tidak ada apa-apa, intinya begitulah pertarungan di Pemilihan Legislatif (Pileg) sangat keras dan seram," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: pairat
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved