Gelar Pemilu Susulan di Banyuasin, Di Kenten Laut dan Dapil 2 DPRD Banyuasin

KPU Sumsel bakal menggelar Pemilu susulan di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Kenten Laut Kabupaten Banyuasin. Di tiga TPS tersebut ti

Gelar Pemilu Susulan di Banyuasin, Di Kenten Laut dan Dapil 2 DPRD Banyuasin
Sriwijaya Post edisi cetak
Gelar Pemilu Susulan di Banyuasin. 

Pertama, apabila suatu Dapil terjadi gangguan keamanan maka dilakukan pemungutan dan penghitungan suara ulang.

Yang kedua, apabila terjadi di beberapa TPS yang diusulkan dari KPPS, ke PPS, kemudian PPK selanjutnya di kabupaten/kota. "Untuk Palembang menunggu hasil pendataan. Pemilu susulan dapat dilakukan dalam 10 hari setelah pencoblosan," ujar Amrah. Disisi lain Kelly Mariana menjelaskan, ada beberapa kejadian-kejadian khusus yang terjadi di KPU kabupaten/kota, diantaranya keterlambatan kotak suara di Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin dikarenakan di Kabupaten Banyuasin salah satu Kabupaten mendapatkan kekurangan surat suara terakhir, kemudian harus dilakukan pelipatan dan penyortiran kemudian baru dilaksanakan packing.

Kemudian mengapa kotak lain belum didistribusikan karena harus semua didistribusikan dan diputuskan pagi didistribusikan karena malam harinya hujan. Seharusnya kotak yang masuk ke dalam truk sudah digeser ke PPK. Dari Pangkalan Balai ke Talang Kepala juga dalam kondisi macet sehingga terjadi keterlambatan.

"Akhirnya kami berkoordinasi dengan KPU Banyuasin, akhirnya dari 117 TPS yang ada baru dimulai pemungutan suara pukul 09.00, 10.00 dan ada yang pukul 11.00. Untuk TPS-TPS di Kecamatan Talang Kelapa tetap berlangsung, diantara TPS-TPS tersebut terdapat 5 TPS yang diduga tidak ada kotak suara Pilpres. Jadi kami sudah mendapatkan pertanyaan karena warga sudah tidak sabar melaksanakan pemungutan suara. Pemilih tetap dilangsungkan untuk 4 jenis surat suara, dan hanya 2 TPS yang mau melakukan dan sampai saat ini KPU Kab Banyuasin mencari kelebihan surat suara dari TPS lain, sedangkan 3 TPS lainnya tidak mau melakukan kalau tidak lengkap. Sehingga saat ini masih berlangsung pemungutan suara," jelas Kelly.

Kemudian ada kejadian salah cetak Surat Suara Dapil II di 4 Kecamatan yaitu Pulau Rimau, Betung, Tungkal Ilir dan Suak Tapeh. Satu Dapil tidak melaksanakan pemungutan untuk satu jenis DPRD Kab Kota dan akan dilakaanakan Pemilu Susulan. Untuk itu akan dikoordinasikan untuk dilaksanakan pencetakan surat suara kembali. Selain itu ada kejadian penusukan di Kabupaten Mura dengan korban Ketua KPPS oleh Petugas Linmas tetapi saat ini sudah bertugas kembali menjadi Ketua KPPS. Sedangkan permasalahan lain yaitu adanya isu tentang surat suara yang sudah tercoblos di Kab. Muba dan teridentifikasi 4 lembar dan itu diidentifikasi surat suara rusak atau gagal cetak.

Untuk permasalahan di Kota Palembang juga masih ditemukan banyak kekurangan surat suara dan kami belum bisa inventarisir dan KPPS belum melapor kekurangan surat suara. Tetapi TPS-TPS telah melangsungkan pemungutan tetapi untuk surat suara Pilpres sampai habis saja. Diputuskan kekurangan surat suara di beberapa TPS akan dilaksanakan Pemilu Susulan. Kami masih menunggu laporan dari KPU Kota Palembang.

"Tercoblos di Muba iru hanya 4 lembar atau gagal produksi jadi dimasukkan dalam surat tidak terpakai. Kota Palembang banyak kejadian kekurangan surat suara. Kami belum bisa menginventarisir. Ketua KPPS belum melapor berapa kekurangan. Tapi mereka sudah melakukan pemungut 4 surat suara," kata Kelly.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adi Negara mengatakan, secara umum keamanan aman dan damai, hanya di Musirawas saja karena terjadi keributan antara Ketua KPPS dengan Linmas.

"Belum bisa dikatakan hilang kotak suara Pilpres di Banyuasin, tentu akan memproses jika terjadi kehilangan. Karena tidak ada berita acara kehilangan dari KPPS ke PPK. Pelaku sudah ditangkap, KPPS itu sudah diobati dan sudah melaksanakan tugas. Yang lain, Soal kehilangan 5 Kotak Suara Pilpres itu belum bisa dibilang hilang, kalau itu harus diselidiki tidak karena tidak ada berita acara. Kami akan mengusut apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian atau ketidaktelitian. Untuk Pemilu susulan, kami siap mengamankan," kata Kapolda. (fiz)

====

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved