Pemilu 2019

Bawaslu Sumsel Rekomendasikan KPU Gelar Pemilihan Ulang Paling Lambat 10 Hari ke Depan

Bawaslu Sumsel Rekomendasikan KPU Gelar Pemilihan Ulang Paling Lambat 10 Hari ke Depan

Bawaslu Sumsel Rekomendasikan KPU Gelar Pemilihan Ulang Paling Lambat 10 Hari ke Depan
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Bawaslu Sumsel Rekomendasikan KPU Gelar Pemilihan Ulang Paling Lambat 10 Hari ke Depan 

Bawaslu Sumsel Rekomendasikan KPU Gelar Pemilihan Ulang Paling Lambat 10 Hari ke Depan

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Terkait banyaknya kendala terjadi di lapangan pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 khususnya di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan untuk dilakukan pemilihan ulang, Kamis (18/4/2019).

“Sejak pukul 07.00 WIB kemarin kita sudah menerima laporan terkait beberapa temuan dan ada 9 kabupaten/kota yang sudah kita inventarisir. Kemudian kita merekomendasikan kepada KPU untuk melakukan pemilihan ulang paling lambat 10 hari ke depan,“ ungkap Samsul Alwi, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sumsel.

Menurut Samsul Alwi, meski banyak temuan kejanggalan di lapangan, namun secara teknis tidak menggangu tahapan jalannya Pemilu.

Hanya saja hal ini yang menjadi perhatian adalah, yang terpenting bagaimana caranya menyerap hak suara dari masyarakat untuk memilih.

Cerita Ayu Ting Ting Pulang dari Umroh, Menangis Saat Mencoblos Pemilu 2019 Hingga Tangan Gemetaran

Temukan Kejanggalan, Joko Siswanto Nilai Penyelenggara tak Siap Antisipasi Tingginya ‎Minat Pemilih

Prabowo-Sandi Menang Telak di Kabupaten Muaraenim Sumatera Selatan dari 66,11% Suara Masuk

Live di RCTI, Ini Jadwal Pertandingan Liga Eropa Jumat 19 April 2019, Ada Chelsea dan Arsenal

 

Samsul Alwi menerangkan, sejauh ini ada 27 TPS yang kurang Surat Suara (SuSu) yang ada di Kota Palembang, kemudian di Kabupaten Banyuasin yang seharusnya mulai Pemilihan sejak Pukul 07.00 karena adanya keterlambatan Susu, sehingga memulai menghitung mulai pukul 15.00 WIB dan saat ini masih dalam proses inventarisir.

“Semuanya sudah kota tindaklanjuti untuk Palembang sudah kita usulkan Pemilu lanjutan atau Pemilihan ulang yang sudah kita rekomendasikan ke KPU masing-masing wilayah,” jelas dia.

Pemilihan ulang ini, teknisnya pihaknya meminta untuk melengkapi logistik yang kurang.

Dalam hal ini terjadi di Kota Palembang dan menjadi tanggung jawab KPU Palembang untuk melengkapi logistik seperti SuSu dan kotak suara yang kurang.

Halaman
123
Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved