Pemilu 2019

445 TPS di Empat Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Bakal Menggelar Pemilu Susulan

Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana menyatakan sebanyak 445 TPS di 4 Kecamatan Kabupaten Banyuasin bakal menggelar Pemilu Susulan.

445 TPS di Empat Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Bakal Menggelar Pemilu Susulan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana 

Laporan wartawan sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana menyatakan sebanyak 445 TPS di 4 Kecamatan Kabupaten Banyuasin paling lambat 28 April 2019 bakal menggelar Pemilu Susulan.

"Untuk Dapil 2 DPRD Kabupaten Banyuasin yang meliputi kecamatan Soak Tape, Betung, Pulau Rimau dan Tungkal Ilir rencananya 27 April akan digelar pemilu susulan dan paling lambat 28 April," ungkap Kelly usai menggelar rapat dengan KPU Kabupaten Banyuasin, Bawaslu Banyuasin, KPU Palembang, Bawaslu Palembang, dan Bawaslu Sumsel, Kamis (18/4/2019).

Menurut Kelly yang juga komisioner divisi Keuangan, umum dan logistik, soal kepastian kapan pelaksanaan pemilu susulan ini masih menunggu proses keperluan yang tengah diurus di KPU RI.

"Kita sudah kirim hal ini ke KPU RI. Jadi ini masih diurus karena menyangkut kebutuhan Surat Suara, anggarannya. Karena ini cukup banyak ada 445 TPS," kata Alumni Fisip Unsri.

Pemilu 2019 Berjalan Lancar, Muhammadiyah Desak Penyelenggara Profesional, Jujur dan Transparan

Prabowo Subianto, Kemenangan ini Kami Deklarasikan Secara Lebih Cepat karena Kami Punya Bukti

Laporkan Pasca Pemilu Pencoblosan, Bupati OKU Dan Gubernur Sumsel Lakukan Video Conference

Sementara untuk permasalahan yang ada dengan Kota Palembang, Kelly yang dikenal juga sebagai konsultan kepemiluan bernama BRIDGE (Building Resources in Democracy Governance and Elections) yang berpusat di Canbera, Australia masih menunggu KPU Palembang yang masih Rakor dengan PPK, Bawaslu Kota.

"Kalau selesai koordinasi, nantinya akan buat surat keputusan untuk lapor ke KPU RI. Yang pasti untuk Palembang ini sudah dikaji hukum dan prosedur untuk melakukan pemilu lanjutan. Ada 2 KPPS yang mengajukan ke PPS. Kemudian ke PPK, lalu ke KPU Kota. Syarat pemungutan ulang jenisnya pemungutan lanjutan. Karena kejadiannya pemungutan dihentikan ketika surat suara Pilpres habis. Karena pemilih tidak mau nyoblos. Sementara di tempat lain masih ada yang masih mau nyoblos. Mereka yang berhenti ini harus ada pemilu lanjutan untuk orang yang belum memilih," jelas Kelly.

Kejadian ini ada di Kecamatan IT 2 Kelurahan Lawang Kidul ada 1 TPS dan Kelurahan 2 Ilir ada 1 TPS.

"Pemilu lanjutan ini belum ditetapkan karena harus ada rekomendasi Bawaslu. Masih menginventarisir mana yang harus diulang," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved