Pemilu 2019

Usai Nyoblos Jari Harus Dicelupkan ke Tinta, Ternyata Ini Alasan di Balik Kelingking Berwarna Ungu!

Tradisinya, usai melaksanakan pemilihan dengan mencoblos para calon kandidat. Masyarakat diwajibkan untuk mencelupkan jarinya ke dalam tinta.

Usai Nyoblos Jari Harus Dicelupkan ke Tinta, Ternyata Ini Alasan di Balik Kelingking Berwarna Ungu!
KOMPAS.COM
Usai Nyoblos Jari Harus Dicelupkan ke Tinta, Ternyata Ini Alasan Di Balik Kelingking Berwarna Ungu! 

Usai Nyoblos Jari Harus Dicelupkan ke Tinta, Ternyata Ini Alasan di Balik Kelingking Berwarna Ungu!

SRIPOKU.COM - Hari ini, Rabu (17/4/2019) merupakan pesta demokrasi dalam pemilu serentak 2019.

Warga rela mengantre demi menyalurkan hak suaranya untuk memilih presiden dan wakil presiden serta wakil rakyat.

Setelah melaksanakan pemilihan dengan mencoblos kertas surat suara, pemilih diwajibkan untuk mencelupkan jarinya ke dalam tinta.

10 Larangan yang Perlu Diperhatikan saat Mencoblos di TPS, Awas Hati-hati Bisa Kena Sanksi Ini!
(Tribunlampung)

Namun tak banyak yang tahu, jika jari yang dicelupkan ke dalam tinta memiliki alasan. Lalu untuk apa hal ini dilakukan?

Dihimpun Sripoku.com dari berbaga sumber, jika dilihat dari sejarahnya, mencelupkan jari ke tinta ungu setelah mencoblos pertama kali dilakukan oleh India pada Pemilu 1962.

Alasannya ialah karena saat itu pencurian identitas tengah marak sehingga penggunaan tinta ungu.

Berdasarkan hasil studi dari Fallow's Chemical Society, London, tinta berfungsi untuk penanda kecurangan.

Setiap pemilih yang memilih lebih dari satu kali akan bisa terdeteksi karena tinta ungu di jari tidak bisa hilang dalam waktu sehari.

Kertas Surat Suara DPD Kurang di TPS 36 Silaberanti Palembang, Pemilih Pulang Setelah 2 Jam Menunggu

Wajib Baca! Ini Tahapan Sebelum dan Sesudah Mencoblos Surat Suara Pemilu 2019 Bagi Pemilih Pemula

Gara Gara Tidak Ada E-KTP, Ratusan Penghuni Rutan Batujara tak Bisa Pilih Presiden dan Wakil Rakyat

Sementara di Indonesia, penggunaan tinta ungu usai mencoblos pertama kali diterapkan pada Pemilu 1999  pasca reformasi.

Halaman
123
Penulis: Feny Maulia Agustin
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved