Berita Palembang

Wong Kito Ramai-ramai Naik LRT Gratis, Sehari Capai 9 Ribuan Penumpang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang menggratiskan tarif tiket kereta api perintis yang ada di Sumsel

Wong Kito Ramai-ramai Naik LRT Gratis, Sehari Capai 9 Ribuan Penumpang
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Masyarakat yang sedang naik LRT ketika hari weekend, Minggu (14/4/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang menggratiskan tarif tiket kereta api perintis yang ada di Sumsel, Sabtu lalu (13/4/2019). Salah satunya  Light Rail Transit (LRT) Sumsel.

Pembebasan biaya ini dalam rangka HUT ke-21 Kementerian BUMN sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap transportasi kereta. 

Saat ini untuk rata-rata penumpang ketika hari biasa berkisar tiga hingga empat ribu penumpang per hari. Sementara pada momen gratis ini tercatat mencapai 9.203 orang penumpang yang naik LRT.

Selain karena gratis, membludaknya penumpang LRT kali ini juga dikarenakan akhir pekan, sehingga banyak masyarakat yang sengaja mengajak keluarganya untuk berkeliling Kota Palembang menggunakan LRT.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan ada dua kereta perintis yang bisa dinikmati masyarakat secara gratis kemari, diantaranya layanan Light Rail Transit (LRT) Sumsel dan Kertalaya jurusan Kertapati Indralaya. Dengan memberlakukan tiket dengan tarif Rp 0 alias gratis untuk LRT dan Kertalaya.

“Pas momen gratis itu juga kebetulan akhir pekan, jadi penumpang membludak drastis dengan jumlah penumpang 9.203 orang,” jelasnya, Minggu (14/4).

Sementara itu, Kasi Pemanfaatan Sarana dan Prasaran Perkeretaapian Balai Kereta Api Ringan Sumsel, Eben Torsa mengatakan penggunaan LRT Sumsel akan terus digalakkan ke tengah masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa terbiasa menggunakan LRT Sumsel sebagai alat transportasi sehari-hari.

"Selain integrasi moda, langkah lainnya yang akan diambil yakni melakukan komersialisasi aset LRT Sumsel. Saat ini, kami sedang melaksanakan proses pembentukan BLU agar aset bisa dikelola dengan baik," katanya.

Jika nantinya sudah terbentuk, Eben menjelaskan stasiun LRT Sumsel akan menjadi tempat bagi masyarakat untuk bertemu dan berkumpul.

“Jadi bukan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang saja. Tapi ada kegiatan lain yang bisa dilakukan seperti bisnis," ujarnya. 

Masuki Masa Tenang, Tim Gabungan Bawaslu dan Polres Lahat Secara Serentak Copot APK .

Dulunya Penyanyi Terkenal Sering di Layar Kaca, Sekarang Begini Nasib Artis Ini Sampai Pindah Agama!

5 Pedangdut Muda Ini Meninggal di Puncak Karir, Ada Pelantun Lagu Populer Pacar Lima Langkah

 
 

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved