Warga Indonesia di Sydney Tanda Tangani Petisi Online Pemilu Ulang Karena Tak Bisa Mencoblos

Di Australia, WNI secara serempak melakukan pemilu pada Sabtu, 13 April 2019.

Warga Indonesia di Sydney Tanda Tangani Petisi Online Pemilu Ulang Karena Tak Bisa Mencoblos
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Warga Kelurahan 11 Ulu Kecamatan SU II Palembang mencoblos TPS 03 RT 03 pinggir Sungai Musi Palembang pada Pilkada Serentak 2018, Rabu (27/6/2018). Jumlah mata pilih sebanyak 487 hingga siang ini baru 283 pilih. (Gambar hanya ilustrasi) 

SRIPOKU.COM, SYDNEY -- Beberapa Warga Negara Indonesia yang berada di Sydney, Australia merasa kecewa lantaran tak bisa ikut mencoblos pada Pemilu Serentak 2019.

Pasalnya ratusan WNI dipaksa berstatus golput lantaran tidak diberikan kesempatan untuk mencoblos.

Di Australia, WNI secara serempak melakukan pemilu pada Sabtu, 13 April 2019.

Kekecewaan massa yang tidak dapat mencoblos ditumpahkan di sosial media.

WNI juga banyak yang mengeluh perihal pelaksanaan pemilu di Sydney di grup Facebook The Rock yang beranggotakan WNI yang tinggal di Australia.

Bahkan, saat ini lebih dari 3.000 WNI sudah menandatangani petisi untuk mendesak pemilu ulang di Sydney.

"Kami sudah melaporkan soal ratusan WNI yang tidak bisa mencoblos ke KPU."

"Apakah akan dilkukan pemilu tambahan atau tidak kami tunggu keputusan KPU pusat," ujar Heranudin, Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney.

Bawaslu Targetkan tak Ada Lagi APK Peserta Pemilu Terpasang, Masa Tenang Caleg PKS Perbanyak Doa

Kerja Sama Indonesia dan Australia.
Kerja Sama Indonesia dan Australia. (Internet)

Heranudin mengaku, pihaknya tidak mengantisipasi massa akan membludak.

Dia memperkirakan, lebih dari 400 WNI tidak dapat melakukan pencoblosan karena waktu yang tidak memungkinkan.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved