Blusukan Ke OKU Selatan Herman Deru Ajak Petani Perbaiki Mutu Kopi

Kedatangannya sebagai Gubernur Sumsel ke OKU Selatan kali ini lanjut Herman Deru tidak lain untuk mencari tau apa yang menjadi keinginan dan menjadi k

Blusukan Ke OKU Selatan Herman Deru Ajak Petani Perbaiki Mutu Kopi
Redaksi Humas Sumsel
Blusukan Ke OKU Selatan Herman Deru Ajak Petani Perbaiki Mutu Kopi 

SRIPOKU.COM , OKU SELATAN - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia dan Duta Literasi Sumsel Hj Percha Leanpuri melakukan kerja (Kunker) ke dua Kecamatan di Kabupaten OKU Selatan.

Dalam kunkernya tersebut mantan Bupati OKU Timur dua periode ini silaturahmi dengan masyarakat desa Muaradua Kisam dan Desa Kemu Kecamatan Pulau Beringin.

Kehadiran Herman Deru dan rombongan disambut dengan antusias oleh warga setempat. Dalam arahannya Gubernur, mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang telah mengobati rasa rindunya.

"Saya sengaja datang kesini benar-benar karena rasa rindu dalam hati. Ada ikatan batin yang tidak lepas. OKU ini dulunya satu. Karena hanya kebutuhan untuk rentang kendali dimekarkan menjadi tiga Kabupaten.Saya terimakasih atas kebersamaan ini. Semoga silaturahmi ini akan terus berkesinambungan," ucapnya.

Kedatangannya sebagai Gubernur Sumsel ke OKU Selatan kali ini lanjut Herman Deru tidak lain untuk mencari tau apa yang menjadi keinginan dan menjadi kebutuhan masyarakat. Baik bidang infrastruktur, pendidikan dan bidang kesehatan.

"Sumsel ini luas, aku perlu masukan. Masalah pendidikan dan kesehatan akan kita berikan. Bagaimana caranya agar masyarakat Sumsel tidak sakit. Ade carenye jangan buntu. Dukung aku meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelabuhan sudah diresmikan agar ekspor kita tidak melalui daerah lain. Tapi bisa langsung dari Provinsi Sumsel," tambahnya.

Blusukan Ke OKU Selatan Herman Deru Ajak Petani Perbaiki Mutu Kopi
Blusukan Ke OKU Selatan Herman Deru Ajak Petani Perbaiki Mutu Kopi (Redaksi Humas Sumsel)

Dia menambahkan, OKU Selatan sebagai daerah yang menghasilkan komoditi kopi di Sumsel. Namun sejumlah masalah dihadapi salah satunya harga kopi yang belum membaik. Anjloknya harga kopi lanjut Herman Deru karena mutu kopi yang tidak dijaga.

"Salah satu penyebab harga kopi kita anjlok karena proses jemurnya dilakukan dijalan raya.

Secara bertahap kita akan benahi dengan cara yang benar. Maka akan ada pengharaan nantinya harga akan membaik dengan nama kopi sriwijaya," paparnya.

Dalam arahannya Gubernur juga mengharapkan agar program rumah tahfidz kembali digalakan dalam rangka mencetak generasi yang Qur'ani.

Halaman
12
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved