Berita Palembang

DKPP Beri Dua Peringatan Kepada Ketua KPU Palembang, Eftiyani: Jadi Pelajaran

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberikan dua peringatan kepada Ketua KPU Kota Palembang H Eftiyani SH.

DKPP Beri Dua Peringatan Kepada Ketua KPU Palembang, Eftiyani: Jadi Pelajaran
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
H Eftiyani SH-Ketua KPU Kota Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberikan dua peringatan kepada Ketua KPU Kota Palembang H Eftiyani SH.

Peringatan tersebut disampaikan pada sidang dengan agenda pembacaan putusan di Ruang Sidang DKPP, Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin No. 14 pada Rabu (10/4/2019) pukul 09.00.

Sidang dipimpin oleh ketua majelis Dr. Harjono, S.H., M.CL bersama anggota Prof. Muhammad, S.IP.,M.Si., Prof. Teguh Prasetyo, S.H., M.Si., Dr. Alfitra Salamm, APU., Dr. Ida Budhiati, S.H., M.H., dan Fritz Edward Siregar, P.hD.

Dalam sidang ini, DKPP memberikan sanksi peringatan kepada tujuh penyelenggara Pemilu yang terbukti melanggar kode etik penyelenggara Pemilu dalam tiga perkara dari 18 perkara yang dibacakan putusannya pada sidang ini.

“Menjatuhkan sanksi Peringatan kepada teradu H. Eftiyani, Abdul Malik, Syafarudin Adam, Yetty Oktarina, Alex Berzili selaku Ketua dan Anggota KPU Kota Palembang, Andi Andrawan Putra selaku Anggota KPU Kabupaten Solok terhitung sejak dibacakannya putusan ini,” kata Harjono membacakan putusan Nomor Perkara 34-PKE-DKPP/III/2019.

Dua Teradu lainnya yang mendapat peringatan dari DKPP adalah Ketua KPU Kota Palembang, H. Eftiyani (Nomor perkara 29-PKE-DKPP/II/2019) dan Anggota KPU Kabupaten Solok Selatan, Andi Andrawan Putra (30-PKE-DKPP/II/2019).

Eftiyani merupakan satu-satunya penyelenggara Pemilu yang mendapat dua kali sanksi peringatan dalam dua perkara yang berbeda dalam sidang ini, yakni nomor perkara 29-PKE-DKPP/II/2019 dan 34-PKE-DKPP/III/2019. Dalam perkara 29-PKE-DKPP/II/2019, Eftiyani diadukan karena diduga memiliki hubungan dengan partai politik tertentu lantaran pernah menjadi saksi salah satu pasangan calon (paslon) yang menjadi kontestan dalam Pilgub Sumatera Selatan 2018.

Sedangkan pada perkara 34-PKE-DKPP/III/2019, Eftiyani diadukan bersama empat anggota KPU Kota Palembang lainnya terkait pemberhentian Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ilir Barat I, Kota Palembang, Yudin Hasmin.

“Teradu terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu,” kata majelis membacakan kutipan perkara 29-PKE-DKPP/II/2019.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved