Berita Palembang

Warga Kelurahan 8 Ilir Palembang Ditipu Cewek Cantik yang Dikenal Via Facebook, Rp 30 Juta Melayang

Warga Kelurahan 8 Ilir Palembang Ditipu Cewek Cantik yang Dikenal Via Facebook, Rp 30 Juta Melayang

Warga Kelurahan 8 Ilir Palembang Ditipu Cewek Cantik yang Dikenal Via Facebook, Rp 30 Juta Melayang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Abdul (29) mendatangi Polresta Palembang lantaran telah menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh cewek cantik di Facebook, Selasa (9/4/2019). 

Warga Kelurahan 8 Ilir Palembang Ditipu Cewek Cantik yang Dikenal Via Facebook, Rp 30 Juta Melayang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mengenal seseorang melalui media sosial memang harus hati-hati.

Apalagi pelaku penipuan kian banyak modus.

Seseorang tidak boleh langsung percaya begitu saja, nanti malah jadi korban penipuan dan penggelapan.

Seperti dialami Abdul Mangapul Parulian Siahaan (29) warga Jalan R Soekamto Lorong Tembusan Kelurahan 8 Ilir Kecamatan IT II Palembang yang mengaku menjadi korban penipuan dan penggelapan dari seorang
perempuan bernama SDA (26) yang dikenalnya di media sosial.

Singkat cerita, setelah kenal di Facebook kurang lebih 1 bulan, SDA mengajak Abdul berbisnis hingga membeli sejumlah produk yang ditawarkan SDA tersebut melalui Facebook.

"Ya pak waktu itu dia mengajak saya bisnis dengan membeli sejumlah produk yang dia tawarkan. Saya lantas tergiur dengan ajakan terlapor tersebut pak," ungkapnya kepada petugas Sentral Pelayanan Kepolisian
Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (9/4/2019).

Hingga pada Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 16.30, Abdul menstransfer uang Rp 30 juta di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di Jalan Mayor Salim Batubara dekat Toko Tiga Saudara Sekip Palembang.

"Ya pak saya sudah melakukan transfer ke terlapor, namun usai melakukan transaksi tersebut terlapor tidak bisa dihubungi lagi hingga saat ini pak," katanya Abdul.

Atas kejadian yang dialaminya itu Abdul mendatangi SPKT Polresta Palembang guna melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut.

"Saya harapkan pelakunya dapat tertangkap pak karena saya rugi banyak pak. Apalagi dia mengaku sebagai karyawan Pertamina yang tinggal di Kompleks Pertamina Palembang," katanya lagi.

Sementara Kanit II SPKT Polresta Palembang, Ipda Hermanto membenarkan adanya laporan korban mengenai penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh kenalannya di Fecebook.

"Laporan sudah kita terima dan akan kita tindaklanjuti kasus ini, bagi terlapor bila terbukti bersalah akan dikenakan pasal 378 atau 372 mengenai penipuan dan penggelapan," tutupnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved