Berita Ogan Ilir

Anggota DPRD Ogan Ilir Pertanyakan Fasilitas RSUD Ogan Ilir yang Serba Kurang

"Kami mendesak kepada Bupati untuk mengoptimalkan pelayanan medis bidang kesehatan di RSUD Ogan Ilir," tutur Iqbal, Senin (8/4).

Anggota DPRD Ogan Ilir Pertanyakan Fasilitas RSUD Ogan Ilir yang Serba Kurang
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Suasana paripurna DPRD Ogan Ilir dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terkait LKPJ Bupati OI tahun 2018. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA-- Pelayanan bidang kesehatan jadi sorotan anggota DPRD Ogan Ilir pada rapat Paripurna agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap LKPJ Bupati OI tahun 2018.

Juru bicara fraksi partai Golkar, Nasdem dan fraksi berkibar juga menyoroti tidak tersampainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejak lima tahun terakhir.

Dikatakan juru bicara fraksi partai Golkar Iqbal pelayanan bidang kesehatan perlu ditingkatkan terutama bagi masyarakat kurang mampu.

"Kami mendesak kepada Bupati untuk mengoptimalkan pelayanan medis bidang kesehatan di RSUD Ogan Ilir," tutur Iqbal, Senin (8/4).

Dijelaskan Iqbal selama ini untuk memperoleh layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu RSUD Ogan Ilir tidaklah mumpuni.

"Baik dari segi fasilitas, sarana prasarana hingga tenaga medis sangatlah kurang. Jadi kebanyakan warga kurang mampu yang hendak berobat, mereka umumnya dirujuk ke rumah sakit yang ada di Palembang," kata juru bicara fraksi partai Golkar.

Pencuri Motor di Sako Palembang Diamuk Warga, Satu Tersangka Berhasil Kabur, Ngakunya Iseng

Permintaan Akta Kelahiran di Kabupaten Empatlawang Meningkat Drastis

DPO Pencurian Motor di Acara Orgen Tunggal Ditangkap Unit Reskrim Polsek Pangkalan Balai

Ia juga meminta kepada pihak eksekutif untuk mendata ulang sektor pajak dengan mengutamakan SDM-SDM yang handal.

"Ada hal lain yang harus diperhitungkan yakni potensi-potensi PAD dari sektor pajak," pinta Iqbal.

Sementara itu, juru bicara fraksi partai Nasdem Afrizal dalam pandangan umumnya juga menyinggung persoalan kinerja petugas pelayanan medis seperti rumah sakit dan Puskesmas yang belum terpenuhi secara maksimal.

Kemudian, SDM yang terkesan lambat. Padahal, bidang kesehatan dan pendidikan itu harusnya diprioritaskan.

"Jadi kedepan kami minta kepada pihak eksekutif untuk mengoptimalkan pelayanan medis terutama bagi masyarakat kurang mampu," pintanya.

Usai mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terkait LKPJ Bupati OI tahun 2018, paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten OI Ir H Endang PU Ishak dan dihadiri Sekda H Herman SH MSi diakhiri dengan penandatangan nota kesepakatan antar fraksi-fraksi.

===

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved