Rancang Program Khusus Pemilu 2019, RRI Kerahkan 2000 Relawan

RRI yang kali ini mengusung tagline Memilih Itu Juara, menyiapkan 2.000 relawan yang bergerak ke TPS pada 17 April 2019 mendatang.

Rancang Program Khusus Pemilu 2019, RRI Kerahkan 2000  Relawan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Direktur Program dan Produksi RRI, Soleman Yusuf didampingi Kapuslitbangdiklat RRI Edi Sukmana, Kepala Pusat Pemberitaan RRI Widhie Kurniawan dan Kepala Stasiun RRI Palembang, Chirsma Rini pada Workshop Pengembangan Kualitas Berita Dengan Sistem Multi Platform/Asistensi Dalam Rangka Pemilu 2019 yang diselenggarakan Direktorat Program dan Produksi LPP RRI di LPP RRI Palembang, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG ---- Guna memberikan sajian maksimal menjadikan sebagai radio Pemilu 2019, RRI merancang Program Khusus Siaran Pemilu. RRI yang kali ini mengusung tagline Memilih Itu Juara, menyiapkan 2.000 relawan yang bergerak ke TPS pada 17 April 2019 mendatang.

Direktur Program dan Produksi RRI, Soleman Yusuf mengakui telah delapan bulan merancang program khusus siaran Pemilu yang akan ditayangkan, 17 April 2019 mendatang.

"Kita ingin menjadikan RRI sebagai radio Pemilu 2019. Hari ini rangkaian terakhir persiapan untuk bagaimana mempolakan programa yang kita punya menjadi programa pemilu ini sudah selesai. Teman-teman tadi sudah melakukan videocallfrens untuk ke seluruh Satker RRI di seluruh Indonesia. Dan 67 Satker ditambah dengan 32 Satker di daerah perbatasan Stasiun Produksi kita. Sekitar 2.000 relawan disiapkan untuk melihat di TPS-TPS kecamatan di seluruh Indonesia," ungkap Direktur Program dan Produksi RRI, Soleman Yusuf didampingi Kapuslitbangdiklat RRI Edi Sukmana, Kepala Pusat Pemberitaan RRI Widhie Kurniawan dan Kepala Stasiun RRI Palembang, Chirsma Rini pada Workshop Pengembangan Kualitas Berita Dengan Sistem Multi Platform/Asistensi Dalam Rangka Pemilu 2019 yang diselenggarakan Direktorat Program dan Produksi LPP RRI di LPP RRI Palembang, Jumat (5/4/2019).

Ia juga mengaku pihaknya menyiapkan reporter yang akan menyampaikan ulasan, laporannya. Baik itu melalui report on the spot di seluruh programa Pro1, Pro2, Pro3, Pro4, dan siaran luar negeri, maupun juga akan melaunchingkan program siaran pemilu ini di RRI.NET.

"Nanti bisa ditonton tentang pada tanggal 17 April itu ada siaran pemilu. Dari pukul 05.00 pagi sampai tutup siaran jam 00.00. Ini pekerjaan besar RRI untuk memberikan kontribusinya kepada masyarakat, pada bangsa dan negara ini tentang bagaimana prosea atau pesta demokrasi ini berjalan dengan baik damai," jelas Soleman Yusuf.

Pada 2019 ini sesuai dari arahan Dirut, Dewan Pengawas, dan rapat terakhir Direksi, dan seluruh Kasatker, RRI memutuskan akan melaksanakan quick report. Yakni metodelogi survei ilmiah yang dirancang oleh Puslitbang Diklat RRI sudah mendapatkan sertifikasi sebagai lembaga survei dari KPU.

"Tapi kita gak menyelenggarakan quick count seperti tahun 2014. Tapi yang menarik dari quick report ini nanti masyarakat akan bisa melihat bagaimana data yang diberikan, didistribusikan oleh 2.000 relawan itu masuk ke server besar di kantor pusat itu menjadi suatu cerita yang menarik," katanya.

Misalnya saja, bagaimana kecenderungan generasi milenial terhadap pilihan dia terhadap Calon Presiden. Atau bagaimana ibu-ibu rumah apakah kecenderungan dalam pilihannya kepada calon presiden. Atau bagaimana visi misi capres baik 01 atau 02 yang menurut masyarakat itu penting dan dibutuhkan sehingga mereka memutuskan untuk memilih salah satu dari dua Capres tersebut.

"Ini akan kita dapat dan Insya Allah karena metodeloginya benar, tepat, maka hasilnya jiga bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Meski tidak melakukan quick count seperti pemilu 2014 lalu, RRI kali ini bekerjasama dengan empat lembaga survei resmi untuk bisa juga menayangkan hasil-hasil dari hasil lembaga survei tersebut.

Direktur Program dan Produksi RRI, Soleman Yusuf mengingatkan kepada jajarannya jika pekerjaan siaran khusus Pemilu bukan hanya pekerjaan siaran dan pemberitaan saja.

"Tapi ini pekerjaan besar RRI. Juga harus terlibat penuh di dalamnya. Bidang LPU misalnya beri branding yang kuat. Tekhnologi baru beri pemancar yang kita jangan sampai berkurang. Ini pesan Pak Dirut. Bukan sunah. Jangan menganggap 17 April itu hari libur rata-rata AIR saja. Kami jadi wasitnya. Nanti kalau ada yang kendor apakah ada yang perlu diganti. Mari tanggal 17 April menjadikan puncak grafik kerja kita. Kita menyatakan diri sebagai radio pemilu," jelasnya.

Ia juga mengajak untuk berbangga baru pertama kalinya RRI masuk dalam Debat Pemilu.

"Yang harus kita jaga jadikan 17 April puncak kurva. Tambahkan speed semangat. Mudah-mudah apa kerja keras kita angkasawan dan angkasawati memberi manfaat optimal untuk bangsa dan negara ini. Para relawan sebelum waktunya lebih awal sudah tiba di TPS. Relawan tidak boleh ganti nomor HP karena laporannya akan ditolak. Nomornya sudah teregistrasi di Pusat. Tidak boleh lagi ganti TPS. Kalau ada sesuatu masalah, kami di pusat menerima keluhan melalui PIC di daerah," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved