Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Sumsel Komitmen Perangi Hoax

Arif Paramita menyatakan secara tegas memerangi berita-berita hoax yang banyak beredar melalui media sosial (medsos).

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Sumsel Komitmen Perangi Hoax
SRIPOKU.COM/OCA
Pelantikan Bersama dan Rakerwil PW IPNU Sumsel di Auditorium Graha Bina Praja, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Odi Aria 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) informasi bohong atau berita hoax banyak sekali berseliweran khususnya di dunia maya, maka dari itu Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) berkomitmen untuk memeranginya.

Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sumatera Selatan, Arif Paramita menyatakan secara tegas memerangi berita-berita hoax yang banyak beredar melalui media sosial (medsos).

"Jelang pemilu Hoax makin bertebaran. Mari bergandeng bersama-sama melawan berita hoax," ujarnya usai melakukan Pelantikan Bersama dan Rakerwil PW IPNU Sumsel di Auditorium Graha Bina Praja, Jumat (5/4/2019).

Rancang Program Khusus Pemilu 2019, RRI Kerahkan 200 Relawan

Manchester United Lakukan Perombakan Besar-Besaran, Berikut Nama 6 Pemain yang Akan Dilelang

Saat Menyadap Karet, Sukma Jaya Diserang Sepasang Beruang

Menurutnya, berita-berita hoax yang menyebar melalui medsos ini sangat gencar dan ini bisa merusak tentang bagimana pemahaman dan konsep akan sebuah negara yang baik. Terlebih berita-berita yang beredar soal pemilu yang dapat memecah belah kedua kubu pendukung calon presiden.

Ia pun mengaku sudah sejak dua belakangan tidak bermain medsos lantaran menghindari banyak penyebaran berita hoax.

" Saya sendiri sudah sejak dua bulan ini tidak buka sosmed. Mungkin nanti setelah pemilu harapanya berita hoax berkurang," harapnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, bahwa ada berita yang benar diubah sedikit menjadi berita yang tidak benar. Untuk itu menjadi penting sebagai generasi menyampaikan berita yang benar agar menghindari terjadinya hoax.

Betharia Sonata, Dian Piesesha, dan Ratih Purwasih Bakal Konser di BKB Palembang, Catat Tanggalnya!

Kondisi Halte Trans Musi Memprihatinkan, Atap Bolong, Kaca Pecah hingga Lantai Ditumbuhi Rumput

"Kalau ada yang mengatakan Indonedia akan hancur, itu hoax. Berdasarkan data yang ada di tahun 2004-2016 orang luar negeri menanamkan modalnya di Indonesia meningkat 13 kali lipat," tegasnya.

Ia menilai organisasi IPNU tersebut mempunyai makna yang sangat bagus yaitu I nya Beneka Tunggal Ika, P nya Pancasila, N nya NKRI dan U nya UUD. Ini berarti empat pilar yang harus dipertahankan. Kapolda pun mengajak IPNU yang merupakan basis para pelajar agar menjadi garda terdepan penangkal hoax.

Sering Bunyikan Sendi Jari dan Terdengar Suara Kretek? Ternyata Inilah Sumber Bunyi dan Bahayanya

Pria Ini Pukuli Istri Hingga Babak Belur, Berawal Bicarakan Putrinya Belum Pulang Hingga Larut Malam

"Marilah senantiasa kita memberikan edukasi kepada seluruh lingkungan kita tentang yang benar untuk mendidik pemuda-pemuda kita," jelasnya. (Oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved