SFC Update

5 Informasi Baru Sriwijaya FC, Masuknya Mantan Striker Persib Hingga Sanksi Ketahuan Cedera Berat

Berikut Sripoku.com rangkum beberapa update informasi terbaru mengenai klub Sriwijaya FC hingga Kamis (4/4/2019) :

5 Informasi Baru Sriwijaya FC, Masuknya Mantan Striker Persib Hingga Sanksi Ketahuan Cedera Berat
SRIPOKU.COM/RESHA
Naturalisasi asal Kamerun yang menjalani trial di Sriwijaya FC, Bruno Casimir. 

Pada tahun 2016 saat gelaran Indonesia Soccer Championsip (ISC) A 2016, ia juga merumput di Persiba Balikpapan.

Ia juga tercatat pernah di Cilegon United dan Lampung Sakti FC, 2 musim belakangan.

“Perekrutan kita juga melihat kebutuhan tim sekarang ini,” jelasnya.

Naturalisasi Asal Kamerun, Bruno Casimir Jalani Trial, Pelatih Sriwijaya FC Berlakukan Seleksi Ketat

===

3. Pemain Sriwijaya FC Wajib Ikuti Tes Medis Sebelum Teken Kontrak, Ini Keputusan Kas Hartadi Jika Ketauan Cedera Berat

Satu dari 12 pemain Sriwijaya FC yang menjalani tes medis, Ambrizal, di Rumah Sakit Siloam Palembang.
Satu dari 12 pemain Sriwijaya FC yang menjalani tes medis, Ambrizal, di Rumah Sakit Siloam Palembang. (SRIPOKU.COM/RESHA)

Selagi berjalan di masa latihan perdana, Sriwijaya FC terus melakukan tes medis kepada pemain yang mulai diboyong oleh manajemen.

Sebab dikhawatirkan, para pemain yang direkrut itu justru akan membawa masalah jika tak menjalankan prosedur dari PSSI.

Dokter Tim Sriwijaya FC dr. Ibadurahman mengatakan, seluruh pemain wajib mengikuti tes fisik tersebut.

Bahkan pihaknya juga telah menjalankan tes medis gelombang kedua didampingi Fisioterapi, Kamis (4/4/2019) untuk mengakomodir para pemain yang belum menjalani tes tersebut.

“Kalau bisa, seperti Airlangga dan lain-lain yang datang itu langsung (tes medis, red)."

"Kita mau ngejar teken kontrak,” ujarnya saat dikonfirmasi Sripoku.com, Kamis (4/4/2019).

Sebelumnya, sebanyak 12 pemain Laskar Wong Kito, julukan klub Sriwijaya FC, menjalani tes medis di Rumah Sakit Siloam Palembang, Selasa (2/4/2019).

Mereka menjalani tes medis, sebagai syarat penandatanganan kontrak untuk musim 2019 ini.

Pemeriksaan tersebut meliputi cek darah, urin, rontgen dan detak jantung.

Pemeriksaan secara komprehensif juga dilakukan kepada pemain yang memiliki riwayat cedera, yakni melalui MRI.

Selain tes medis, pihaknya juga telah menyelidiki rekam jejak para pemain tersebut melalui wawancara dan pendekatan secara pribadi.

Hal yang diselidiki, seperti kapan mereka pernah cedera atau dioperasi, dan waktu main mereka di kompetisi sebelumnya.

“Bisa jadi di akhir kompetisi mereka latihan tapi ga main kan, perlu diketahui juga apakah ada masalah,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, tes medis sebelum penandatanganan kontrak ini sudah menjadi hal yang lumrah di sepakbola Eropa.

Dimana, hal tersebut sangat berguna bagi manajemen agar tidak sampai membeli kucing di dalam karung.

“Hal itu (tes medis, red) biasa. Kan semua klub di Eropa juga begitu,” ujarnya.

Bahkan, ia akan mengambil sikap tegas jika ada pemain yang terdeteksi bermasalah di aspek medisnya.

Dengan cara, tidak akan memberikan rekomendasi kepada pemain tersebut kepada manajemen untuk dikontrak.

“Siapa yang bermasalah, kita tau dari medis, ga usah direkrut."

"Kita harus batal, daripada klub nanti susah,” jelasnya.

Jalani Trial di Sriwijaya FC, Bruno Casimir Pede Bisa Tarik Hati Pelatih

===

4. Edy Gunawan Tertantang Bawa Sriwijaya FC Kembali ke Liga 1

Pemain Sriwijaya FC pinjaman dari Borneo FC, Edy Gunawan
Pemain Sriwijaya FC pinjaman dari Borneo FC, Edy Gunawan (SRIPOKU.COM/RM RESHA AU)

Dipinjamkan ke Sriwijaya FC, menjadi kesempatan bagi Edy Gunawan.

Meskipun ia berstatus pemain pinjaman dari tim Liga 1, Borneo FC.

Bagi pemain kelahiran 1985 itu, dipinjamkan ke tim kasta Liga 2 tak membuat dirinya resah.

Justru, ia menganggap ini menjadi peluang untuk menambah jam terbang bermain di rumput hijau.

“Ga masalah di Sriwijaya, kan bisa nambah jam terbang,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (3/4/2019).

Edy memang hanya mengantongi 19 kali diturunkan, dengan rincian 829 menit selama berada di Borneo FC mengarungi kompetisi Liga 1 2018 lalu.

Ditambah lagi, cedera yang menderanya di pekan ke-30 lalu membuatnya harus menepi hingga kompetisi ini berakhir.

Selain menambah jam terbang, Edy mengaku tertantang dengan target manajemen Sriwijaya FC untuk kembali ke Liga 1.

Menurutnya, Sriwijaya FC merupakan tim yang masih memiliki nama besar dan harus kembali ke tempatnya semula.

“Nama besar Sriwijaya dan tantangannya, membuat saya mau (dipinjamkan ke Sriwijaya FC, red),” tegasnya.

Pemain kelahiran 1985 ini sempat memperkuat Persiba Balikpapan, pada tahun 2009 -2011.

Ia juga tercatat pernah berada di Persebaya Surabaya 2007 pada musim 2013-2014, dan diboyong ke PSIS Semarang untuk merumput satu musim.

Pada tahun 2014, ia mulai bermain untuk Persela Lamongan yang saat itu diasuh oleh Eduard Tjong.

Sempat ke Barito Putera pada musim 2015, ia kembali lagi ke Persela Lamongan pada musim 2016 – 2017.

Terakhir, ia tercatat sebagai bek dari Borneo FC di musim 2018.

Sriwijaya FC akan Diseret APPI ke Ranah Hukum, Ini Tanggapan Asfan Fikri, Direktur Utama PT SOM!

===

5. Sriwijaya FC Amankan Mantan Striker Persib, Tambah Daya Gedor di Lini Depan

Airlangga Sucipto.
Airlangga Sucipto. (Instagram @iadimoeliadi89)

Sriwijaya FC akhirnya berhasil mengamankan Striker buruannya, Airlangga Sutjipto.

Tentunya, pemain yang akrab disapa Ronggo ini akan menambah daya gedor tim berjuluk Laskar Wong Kito di lini depan.

"Insya Allah besok (Kamis, 4/4/2019) dia akan bergabung ke Sriwijaya FC," ujar Koordinator Rekrutmen Pemain Baru Sriwijaya FC 2019, Hendri Zainuddin, Rabu (3/4/2019).

Airlangga Sutjipto, atau yang akrab disapa Ronggo itu tercatat pernah memperkuat Sriwijaya FC di kompetisi Indonesia Soccer Championsip (ISC) A 2016 lalu.

Dari total penampilannya sebanyak 20 kali, ia telah mengemas 6 gol.

Di musim 2017 bersama Sriwijaya FC, ia masih menjadi andalan meskipun hanya dipercaya untuk merumput selama 13 kali.

Terakhir, Ronggo memperkuat Persib Bandung dan dilepas oleh manajemen di awal musim 2019.

Pemain kelahiran Jakarta, 1985 ini akan menambah ketat persaingan Striker inti di Sriwijaya nanti.

Saat ini, Sriwijaya FC telah mendapatkan Yongki Aribowo, Monieaga Bagus, dan Rizsky Dwi Ramadhana.

"Mudah-mudahan bisa mewujudkan impian kita menjadi Liga 1 tahun depan," jelas Hendri.

12 Pemain Sriwijaya FC Jalani Tes Medis, 3 Diantaranya Terdeteksi Punya Riwayat Cedera

===

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved