Berita Muba

Sekda Muba Soroti Program CSR Perusahaan, Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi meminta agar Program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan dapat disesuaikan

Sekda Muba Soroti Program CSR Perusahaan, Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi pada saat memimpin rapat kegiatan CSR 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi meminta agar Pogram Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan dapat disesuaikan dengan dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sehingga tidak terjadi tumpang tindih penyaluran dana dan praktek pembangunan.

"Selama ini CSR Perusahaan kami lihat hanya bersifat jangka pendek dan belum menyentuh kebutuhan masyarakat sesungguhnya," kata Apriyadi disela memimpin Rapat Koordinasi Forum Tanggungjawab Sosial Perusahaan Kabupaten Musi Banyuasin (TJSP) dan Rencana Program/Kegiatan CD / CSR Perusahaan Tahun 2019, Selasa (2/4/2019).

Di Provinsi Ini Ternyata Tidak Ada Satupun Indomaret Bahkan Alfamart, Kenapa? Ini Alasan Sebenarnya

Keceplosan Buka Identitas Lucinta Luna, Barbie Kumala Sari Tiba-tiba Minta Maaf, Ada yang Salah?

DR Achmad Tarmizi Jabat Ketua DPD Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) OKU

Unggah Kalimat Pisah dan Tulis Hadist tentang Wanita Salihah, Vicky Prasetyo dan Anggia Chan Putus?

Lanjutnya, keberadaan perusahaan di Musi Banyuasin harus disenergikan dengan program pembangunan Pemkab Muba yang tidak bisa di cover oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tetapi bisa dicover oleh Corporate Social Responsibility (CSR).

"Perusahaan di Muba harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar baik di bidang lingkungan, pendidikan, olahraga, kesehatan, sosial dan pengentasan kemiskinan, UMKM maupun sarana dan prasarana,"ungkapnya.

Selain mewajibkan melaksanakan CSR, Apriyadi juga meminta perusahaan untuk patuh terhadap BPJS Kesehatan bagi seluruh karyawan tetap maupun buruh harian lepas sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Lagi Belanja Perlengkapan untuk Pindah ke Batam, Janda Muda Ini Pasrah Dijemput Reskrim Polsek Sako

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni : Komunitas Pecinta Alam Harus Jadi Pioner Menjaga Alam

Dinikahi Pejabat Cuma 4 Hari Bahkan Dicerai Lewat SMS, Nasib Wanita Ini Sekarang jadi Begini

Kaya Sejak Lahir, 5 Artis Ini Hidup Bergelimang Harta, No Terakhir Menghilang Usai Ayahnya Dipenjara

"Dari tahun 2004 jaminan kesehatan karyawan yang seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan malah dibebankan kepada Pemkab Muba, mulai sekarang kami tidak mau lagi karena aturannya sudah jelas semua perusahaan diwajibkan memasukkan semua pegawainya ke BPJS Kesehatan," jelasnya.

Sementara itu Perwakilan dari Indofood Grup Agus Setiawan menyatakan pada perinsipnya perusahaan siap bersinergi dengan Pemkab Muba untuk bekerjasama melaksanakan kewajiban kepada masyarakat.

"Setiap perusahaan mempunyai program CSR namun dalam implementasinya sering tidak tepat sasaran, untuk itu kami harapkan melalui rapat ini bisa membantu agar tidak terjadi tumpang tindih penyaluran dana dan praktek pembangunan,"harapnya.

===

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved