Memegang Tangan Pasangan Memiliki Efek Manfaat yang Besar Lho, Ini Penjelasannya

Pernahkah Anda memperhatikan, pada saat wanita melahirkan, seringkali mereka selalu berpengangan tangan dengan pasangannya?

Memegang Tangan Pasangan Memiliki Efek Manfaat yang Besar Lho, Ini Penjelasannya
Kompas.com
Ilustrasi pegang tangan pasangan 

SRIPOKU.COM -– Ketika melahirkan Si Kecil baik secara normal ataupun caesar, pasti ada rasa sakit yang dirasakan.

Dan pada saat itu, kehadiran keluarga terutama pasangan di samping Anda menjadi sangat berarti.

Pernahkah Anda memperhatikan, pada saat wanita melahirkan, seringkali mereka selalu berpengangan tangan dengan pasangannya?

Hal tersebut sering dianggap lumrah, namun ternyata menurut sains, berpegangan tangan dengan  pasangan dapat meredakan rasa sakit, loh.

Sukses Taklukkan Kalteng Putra 3-0, Pelatih Arema FC Ungkap Ini Kunci Kemenangannya

Lionel Messi Pamer Kepiawaian Eksekusi Tendangan Bebas Saat Lawan Villarreal

Bayi Ketika Baru Lahir Bentuk Kepalanya Terlihat Aneh, Ini Penyebab dan Penjelasannya

Ilustrasi
Ilustrasi (kompas.com)

Melansir dari laman brightside.me, berpegangan tangan dengan pasangan bukan hanya sekadar sentuhan sebagai wujud kasih atau perhatian.

Sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa sentuhan manusia terutama pasangan ketika sedang merasa sakit memiliki efek yang begitu kuat.

Berpegangan tangan disebut sebagai “love medicine” atau “obat cinta”, karena efeknya yang mengurangi rasa sakit bahkan menyembuhkan seperti obat-obatan.

PERINGATAN ! 7 Jenis Barang Ini Tak Boleh Dipinjamkan Kepada Orang Lain, Berikut Bahayanya

Daftar 10 HP Android Terbaik Maret 2019 Versi AnTuTu , Ponsel Ini Jawaranya

Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai Yang Paling Baik Digunakan ? Penjelasan Ini Jawabannya

Goldstein, seorang psikolog yang mempelajari kekuatan sentuhan manusia, mengatakan bahwa ada satu penemuan baru dan memutuskan untuk melakukan percobaan dengan istrinya pada saat ia melahirkan.

Agar hasilnya semakin absah, Goldstein menguji lebih dari 20 pasangan di laboratorium selama satu tahun.

Setelah diuji, hasilnya adalah para pasangan menjadi lebih dekat satu sama lain, bahkan tanpa sentuhan.

Halaman
12
Editor: ewis herwis
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved