Perampokan Pasutri Pemilik Toko Emas

Cerita Pengemudi Bentor yang Beberkan Fakta-fakta Aksi Perampokan Dialami Pasutri Pemilik Toko emas

Ridwan sebagai sopir atau pengemudi bentor (becak motor), beberkan kronologis kejadian naas, yang menimpa pDjulijono alias Akiong dan Kevy

Cerita Pengemudi Bentor yang Beberkan Fakta-fakta Aksi Perampokan Dialami Pasutri Pemilik Toko emas
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Ridwan (55) sekaligus pengemudi bentor yang menjadi saksi kasus perampokan pemilik toko emas, Rabu (3/4/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ridwan (55) saksi kunci kasus aksi perampokan atau pencurian dan kekerasan (curas) yang menimpa pasangan suami istri, di Simpang tiga Jalan Dempo luar Kecamatan Ilir Timur I Palembang.

Ridwan sebagai sopir atau pengemudi bentor (becak motor), beberkan kronologis kejadian naas, yang menimpa Djulijono alias Akiong (71) dan Kevy alias Evy (65).

Menurutnya, pagi itu dirinya yang biasa menarik becak di bilangan Lapangan Hatta, dipanggil korban untuk diminta mengantarkan keduanya ke toko Sinar Mas yang terletak di Jalan Sayangan, Kota Palembang.

Foto yang beredar di WhatsApp yang diduga merupakan foto korban perampokan toko emas dan kini dirawat di rumah sakit.
Foto yang beredar di WhatsApp yang diduga merupakan foto korban perampokan toko emas dan kini dirawat di rumah sakit. (Kolase Sripoku.com)

BREAKING NEWS : Pasutri Pemilik Toko Emas Sumber Mas Dirampok, Keduanya Dibacok Kawanan Perampok

Kawanan Perampok Hadang Akiong Saat di Bentor, Gasak Tas Berisi Perhiasan yang Ditaksir Rp1,6 Miliar

Djulijono dan Istrinya Alami Luka Serius Dibacok Kawanan Perampok, Jalani Operasi di RSRK Charitas

"Pagi tadi kebetulan aku mangkal becak di sana. Rumah korban di arah Lapangan Hatta jadi, aku dari sana membawa kedua korban itu," jelasnya Ridwan dengan kaki kanan pincang akibat ditabrak oleh pelaku ketika berusaha menyelamatkan penumpangnya yang dirampok oleh kawanan perampok, Rabu (3/4/2019).

Sesaat sebelum perampokan terjadi bentor yang dkkendarai Ridwan berhenti karena kondisi jalan tengah padat. Saat itulah kawanan rampok menyalip dan berusaha mengambil tas milik korban.

"Aku lihat dua perampok datang, mepet bentor saya lalu ngambil tas yang dipegang koko itu (korban Akiong). Aku sudah berteriak di sana minta tolong, cuma tidak ada yang mau membantu, dan akhirnya diputuskan membantu koko itu," jelasnya sambil mengingat kejadian.

Video CCTV Aksi Perampokan Pemilik Toko Emas, Perampok Gasak Perhiasan Senilai Rp 1.6 Miliar

Kronologis Lengkap Aksi Perampokan Dialami Pasutri Pemilik Toko Emas, TKP di Tengah Pemukiman Warga

7 Kasus Perampokan di Sumsel Sepanjang 2019, Bidan Desa Diperkosa No 3 Penembakan Sadis di Banyuasin

Bukan tidak takut, Ridwan sempat bergeming saat akan membantu. Namun, karena bertanggung jawab atas penumpangnya, Ridwan akhirnya memilih turun tangan menggunakan balok kayu yang ada di bentor.

"Aku jugo takut kareno dak lemak tapi, itu resiko kito. Akhirnya aku ambil kayu balok ukurannyo 1 meter. Saya sempat pukulkan kayu tersebut ke salah satu pelaku ke bagian palaknya."

"Dua pelaku pertama juga sempat mengejar aku mau nujah (menusuk) dengan pisau yang mereka tebaskan ke korban, cuma aku menghindar dulu. Saat itu ada pelaku yang ngancam akan menembak, sehingga saya sempat mundur," jelasnya.

7 Kesalahan Umum Yang Dilakukan Pria Saat Melakukan Kencan Pertama, Tinggalkan Kesan Kurang Baik

Perlu Diketahui, Jangan Pergi ke Rumah Sakit di Atas Jam 3 Sore, Bisa Berakibat Fatal Jika Terjadi!

Jangan Coba-coba Lakukan 10 Hal Ini di Arab Saudi Meski di Indonesia Tak Dilarang, No 9 Paling Aneh!

Karena kewalahan dua pelaku yang tengah mengambil tas, dibantu oleh dua pelaku lain dengan menabrakan motornya ke arah Badan Ridwan dari belakang. Tabrakan secara mendadak tersebut membuat Ridwan terkapar.

"Aku melanting (terpental) dua meter. Saat itu aku tidak sadar, saat dibantu warga, aku bangun lihat koko sama istri sudah terkapar di jalan bedarah," ujarnya.

Dari kejadian tersebut korban suami istri dilarikan ke Rumah Sakit Charitas untuk dilakukan operasi akibat luka tebas dibagian lengan. Adapun kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,6 Miliar Rupiah dari tas yang berhasil dicuri kawanan rampok.

===

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved