SFC Update

Sriwijaya FC akan Diseret APPI ke Ranah Hukum, Ini Tanggapan Asfan Fikri, Direktur Utama PT SOM!

Persiapan Sriwijaya FC menuju Liga 2 2019 terancam terganggu. Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu, akan digugat ke APPI

Sriwijaya FC akan Diseret APPI ke Ranah Hukum, Ini Tanggapan Asfan Fikri, Direktur Utama PT SOM!
SRIPOKU.COM/RESHA
Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya FC, Asfan Fikri Sanaf. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Persiapan Sriwijaya FC menuju Liga 2 2019 terancam terganggu. Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu, akan digugat ke Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) ke ranah hukum.

Hal tersebut tak lepas dari kisruh soal gaji beberapa pemain yang tertunggak beberapa waktu lalu. Dimana, manajemen Sriwijaya FC belum menyelesaikan tunggakan gaji pemain lama di musim 2018 lalu, hingga sekarang.

"Dalam penyelesaian kasus gaji tertunggak antara anggota kami dengan Sriwijaya FC tahun kompetisi Liga-1 2018, APPI sudah menempuh langkah-langkah sesuai prosedur dengan menggirimkan Surat Penyelesaian Perselisihan Sengketa kepada Pihak Klub pada 16 Agustus 2018," ujar APPI melalui akun Instagram resminya, @appi_info, Selasa (2/4/2019).

APPI sempat mengirimkan somasi pertama kepada pihak manajemen pada 21 Desember 2018, dan telah mengirimkan surat serta berkorespondensi dengan PT.

LIB sebagai salah satu upaya penyelesaian sengketa ini. Namun sangat disayangkan sampai sekarang belum ada kemajuan dari seluruh langkah tersebut.

"Termasuk surat terakhir ke PT LIB yang belum ada jawaban," tulis pihak APPI lagi.

Karena itu, bila dalam waktu beberapa hari belum ada progress, maka APPI akan membawa kasus ini ke ranah hukum acara sesuai peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang berlaku.

Isu tersebut sempat mencuat beberapa waktu belakangan, dimana beberapa pemain kembali menagih hak mereka kepada manajemen.

Namun, Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya FC, Asfan Fikri Sanaf, menjawab jika mereka sudah melapor ke PT Liga Indonesia Baru (LIB), agar segera mencairkan dana subsidi kompetisi 2018 lalu.

"Gaji pemain itu sudah selesai karena kita sudah lapor ke PT Liga," ujar Asfan.

Memang sebelumnya, manajemen telah melayangkan surat bernomor 2/SFC/I/2019 tanggal 7 Januari 2019, yang ditandatangani Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid. Dalam surat itu dijelaskan, jika memang benar PT LIB belu mengeluarkan uang subsidi lantaran belum menuntaskan kewajiban kepada pemain, maka PT SOM meminta operator kompetisi untuk mentrasfer langsung dana subsidi tersebut langsung ke rekening pemain.

Dari rincian surat yang dilayangkan oleh PT SOM kepada PT LIB per tanggal 7 Januari lalu, diketahui jika dana subsidi klub yang tertunggak senilai Rp2.374.808.702 , dari nilai total Rp7,5 miliar. Dengan rincian, dana yang tertunggak itu yakni sisa pembayaran kontribusi tahap 7 dan tahap 8 Rp324.808.702 dan sisa pembayaran elite pro Rp2.150.000.000.

"Dana kita kan diblokir PT Liga. Jadi kan kita masih menunggu PT Liga tersebut," jelasnya.

===

Etika Penumpang di Kursi Pesawat Terbang, Dua Sandaran Tangan Kiri dan Kanan Hak Penumpang di Tengah

LIVE STREAMING beIN Sports 2 Villarreal vs Barcelona Liga Spanyol via MAXStream, Tonton di HP

 

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved