Berita Palembang

FGD Komitmen Politik para caleg Pasca Terpilih, Pileg Tahun Ini Kalah Tenar dengan Pilpres

"Politik itu seni merajut kepentingan-kepentingan. Nah, jangan sampai caleg itu, salah satu kepentingannya saja yang menonjol,"

FGD Komitmen Politik para caleg Pasca Terpilih, Pileg Tahun Ini Kalah Tenar dengan Pilpres
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Pengamat Sosial Politik Drs H Joko Siswanto MSi, Caleg DPR RI Ir H Sarimuda MT, Caleg DPRD Sumsel H Mgs Syaiful Padli ST MM, Caleg DPRD Palembang Aryuda Perdana Kusuma. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Pengamat Politik Unsri, Drs H Joko Siswanto MSi menilai, Pileg tahun ini kalah tenar dari pemilihan presiden (Pilpres), akibatnya caleg kalah pamor dari capres dan cawapres.

"Saya juga melihat peran dan fungsi yang dimainkan Parpol tidak begitu menonjol, karena ada beberapa hal, perannya yang tidak bisa diambil oleh parpol, dan malah diambil alih ormas," ungkap Joko saat menjadi narasumber pada diskusi bertema "Komitmen Politik Para Caleg Pasca Terpilih" di Aula DPRD Sumsel, Sabtu (30/3/2019).

Rektor Universitas Taman Siswa Palembang ini mengatakan, caleg yang maju harus bisa menggabungkan kepentingan individu, parpol dan masyarakat.

"Politik itu seni merajut kepentingan-kepentingan. Nah, jangan sampai caleg itu, salah satu kepentingannya saja yang menonjol," ujarnya.

Sementara Caleg DPRD Sumsel dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Mgs Syaiful Padli ST MM mengungkapkan politik uang diakui lebih disebabkan karena adanya calon legislatif (Caleg) yang tak memegang komitmen. Artinya, setelah terpilih, tak lagi mendatangi basis massa yang memilihnya.

Selain Syaiful Padli, hadir juga sebagai narasumber Caleg DPR RI dari Partai Nasdem, Ir H Sarimuda MT, Caleg DPRD Kota Palembang Aryuda Perdana Kusuma, Pengamat Sosial Politik Unsri, Drs H Joko Siswanto MSi dan dimoderatori Faturrahman SSos.

Dalam kesempatan itu, ketiga caleg berkomitmen untuk tetap turun menyerap aspirasi masyarakat, jika terpilih pada pemilihan legislatif (Pileg), 17 April mendatang.

"Legislator itu harus hadir di masyarakat, tidak hanya saat menjelang lima tahun sekali saat pemilihan. Jika itu tidak dilakukan, masyarakat akan menghukum dengan politik uang, artinya jika tidak ada uang tidak akan terpilih," ungkap Syaiful yang masih menjabat Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumsel.

Sebagai calon petahana, Syaiful mengatakan masih banyak misi yang akan diperjuangkannya jika kembali terpilih, terutama masalah pengangguran, pendidikan dan kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved