Berita Empatlawang

Jalan Desa Pancur Mas Tebingtinggi Empatlawang seperti Kolam Ikan, Kata Warga Sudah 3 Tahun Rusak

Jalan Desa Pancur Mas Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang seperti Kolam Ikan, Kata Warga Sudah 3 Tahun Rusak

Jalan Desa Pancur Mas Tebingtinggi Empatlawang seperti Kolam Ikan, Kata Warga Sudah 3 Tahun Rusak
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Akses jalan Desa Pancur Mas Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang yang penuh lubang bersisi air hujan, Kamis (28/3/2019). 

Jalan Desa Pancur Mas Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang seperti Kolam Ikan, Kata Warga Sudah 3 Tahun Rusak

Laporan wartawan Sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Akses Jalan di Desa Pancur Mas Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang saat musim hujan seperti saat ini mirip kolam ikan.

Pasalnya akses jalan menuju desa setempat sudah lama mengalami rusak parah dan belum ada tindak lanjut dari pemerintah daerah.

Padahal jalan tersebut termasuk jalan wewenang kabupaten.

Plt Kepala Desa Pancurmas, Zairin mengatakan kerusakan jalan desa sudah lama dan bertahun-tahun belum diperbaiki.

Saat musim hujan seperti saat ini, pengendara harus hati-hati karena beberapa titik jalan licin walaupun kendaraan hanya bisa melaju lambat karena aspal sudah terkelupas, ditambah lubang jalan penuh dengan air hujan.

"Ekstra hati hati nian kalau lewat, sebab lubang itu terisi air hujan," kata Zairin kepada Sripoku.com, Kamis (28/3/2019).

Zairin menambahkan sepengetahuan dirinya kerusakan jalan di desanya sudah hampir tiga tahun.

Tambah lama kondisi jalan tersebut tambah parah.

Belum lagi kondisi jalan yang beberapa bulan lalu ambles pada bagian gorong-gorong belum diperbaiki sehingga warga lewat masih menggunakan jembatan sementara.

Akses jalan Desa Pancur Mas Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang yang penuh lubang bersisi air hujan, Kamis (28/3/2019).
Akses jalan Desa Pancur Mas Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang yang penuh lubang bersisi air hujan, Kamis (28/3/2019). (SRIPOKU.COM/AWIJAYA)

Salah seorang warga, Nas mengatakan sudah biasa melintas jalan tersebut.

Baginya jalan rusak sudah sering ia lewati sehingga tidak terkejut lagi.

"Ya sudah lama rusak, kalau aku tidak terkejut lagi, paling lubangnya tambah lama tambah besar," katanya seraya berharap agar jalan desa segera diperbaiki.

Penulis: Awijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved